Freddie Slater resmi menandatangani kontrak dengan Invicta Racing untuk melakoni debut di Formula 2 pada musim 2027. Pembalap junior Audi tersebut naik kelas setelah menyelesaikan musim perdananya di Formula 3 dengan status runner-up.
Slater, yang sebelumnya menjuarai Italian F4 2024 dan Formula Regional European 2025, direkrut Audi untuk memimpin Driver Development Programme pada 2026. Bersama Trident di F3, ia menunjukkan performa impresif dengan merebut empat podium beruntun di feature race dan sempat memimpin klasemen sebelum jeda musim panas. Namun, hanya 15 poin tambahan dari lima balapan terakhir membuatnya tersalip oleh Ugo Ugochukwu dari Campos.
Meski gagal juara, Slater tetap menjadi rookie terbaik musim ini dengan delapan podium, termasuk kemenangan di Hungaria. Hasil tersebut membawanya finis di posisi kedua klasemen akhir, unggul atas Tuukka Taponen dan Taito Kato. Prestasi ini menjadi modal berharga untuk melangkah ke F2.

"Saya sangat senang bisa naik ke Formula 2 dengan Invicta Racing tahun depan," ujar Slater. "Saya banyak belajar di Formula 3 musim ini, dan saya merasa berkembang sebagai pembalap dan pribadi. Invicta memiliki rekam jejak hebat di Formula 2, dan saya tidak sabar untuk segera memulai persiapan bersama tim. Saya juga berterima kasih atas dukungan berkelanjutan dari Audi Driver Development Programme."
Invicta Racing memang dikenal sebagai tim yang sukses mengembangkan talenta dari Trident. Tiga juara F3 terakhir—Gabriel Bortoleto, Leonardo Fornaroli, dan Rafael Camara—semuanya membela Trident sebelum pindah ke Invicta dan langsung menjadi juara F2 pada musim debut mereka. Saat ini, Camara tengah bersaing ketat di posisi kedua klasemen F2 2026 dan berpeluang mengikuti jejak pendahulunya. Slater berharap dapat mengikuti kesuksesan tersebut pada 2027.
Direktur Audi Driver Development Programme, Allan McNish, menyatakan keyakinannya terhadap langkah Slater. "Pindah ke Formula 2 adalah langkah alami bagi Freddie, dan fase baru yang penting dalam perkembangannya sebagai pembalap," kata McNish. "Dia menjalani musim Formula 3 yang kuat, bertarung untuk gelar hingga putaran terakhir, menunjukkan kecepatan, racecraft, dan kemajuan sepanjang tahun. Kami sangat bangga dan yakin Invicta adalah lingkungan yang ideal untuknya."
Dengan bergabungnya Slater ke Invicta, persaingan di Formula 2 musim 2027 diprediksi semakin ketat. Pembalap berusia 18 tahun itu akan berusaha membuktikan diri sebagai kandidat juara sekaligus memperkuat posisinya di program junior Audi menuju kursi Formula 1 di masa depan.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!