Formula 1, Sportrik Media - Pembalap muda Argentina Franco Colapinto akhirnya menyampaikan permohonan maaf kepada Lance Stroll menjelang Grand Prix Las Vegas 2025. Insiden ini bermula dari kritik keras Colapinto pasca balapan di Interlagos, di mana ia menyalahkan Stroll atas tabrakan dengan Gabriel Bortoleto pada lap pembuka.
Namun, situasi memanas ketika Stroll membalas dengan sindiran tajam. Pembalap Aston Martin itu menyarankan Colapinto untuk lebih fokus pada performa sendiri. "Mungkin dia frustrasi dengan musimnya dan tidak berada di posisi yang diinginkan," ujar Stroll kepada media di Las Vegas.

Selain itu, Stroll menekankan bahwa Colapinto sebaiknya "berusaha mencetak poin tahun ini". Hal ini merujuk pada fakta bahwa pembalap Alpine tersebut belum meraih satu poin pun sepanjang musim 2025. Kritik awal Colapinto muncul karena ia menyaksikan langsung insiden di Sao Paulo Grand Prix. "Stroll selalu mengeluarkan orang dari trek, dia tidak melihat kaca spion," kata Colapinto saat itu, menilai Stroll bertanggung jawab atas kecelakaan Bortoleto.
" Dia memasukkan Gabriel ke dinding, itu yang selalu dia lakukan."
Komentar itu langsung memicu respons dari Stroll. Meski steward memutuskan tidak ada penalti untuk insiden tersebut, perdebatan ini menyoroti dinamika ketat di grid tengah. Colapinto, yang debut penuh bersama Alpine musim ini, sering terlibat pertarungan sengit dengan Stroll di trek.
Analisis lebih dalam menunjukkan bahwa emosi pasca-balapan sering memengaruhi pernyataan pembalap. Ketika ditanya kembali di media day Las Vegas, Colapinto mengakui komentarnya dibuat dalam "heat of the moment". "Saya minta maaf jika itu memengaruhi dia," ungkap Colapinto di konferensi pers FIA.
"Kami sering bertarung ketat di trek, semoga semuanya baik-baik saja antara kami."
ADVERTISEMENT
Permintaan maaf ini tampak meredakan ketegangan. Stroll sendiri menyebut insiden dengan Bortoleto sebagai bagian dari balapan keras. Di sisi lain, performa Colapinto yang belum mencetak poin menjadi sorotan, meski ia menunjukkan potensi di beberapa sesi kualifikasi.
Dampak dari kontroversi ini bisa memengaruhi fokus kedua pembalap di Las Vegas. Trek jalanan yang menantang menuntut konsentrasi tinggi, terutama bagi tim seperti Aston Martin dan Alpine yang bersaing di papan tengah. Bortoleto, sebagai rookie, juga belajar dari pengalaman tersebut tanpa memperpanjang isu.
Secara keseluruhan, insiden ini mencerminkan tekanan tinggi di Formula 1 2025. Colapinto perlu membuktikan diri untuk mengamankan masa depan, sementara Stroll mempertahankan reputasi sebagai pembalap berpengalaman.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Andrea Kimi Antonelli
Mercedes
|
100 |
|
2
|
|
George Russell
Mercedes
|
80 |
|
3
|
|
Charles Leclerc
Ferrari
|
63 |
|
4
|
|
Lando Norris
McLaren
|
51 |
|
5
|
|
Lewis Hamilton
Ferrari
|
49 |
|
6
|
|
Oscar Piastri
McLaren
|
43 |
|
7
|
|
Max Verstappen
Red Bull
|
26 |
|
8
|
|
Oliver Bearman
Haas F1 Team
|
17 |
|
9
|
|
Pierre Gasly
Alpine F1 Team
|
16 |
|
10
|
|
Liam Lawson
Racing Bulls
|
10 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Mercedes
|
98 |
|
2
|
|
Ferrari
|
67 |
|
3
|
|
McLaren
|
18 |
|
4
|
|
Haas F1 Team
|
17 |
|
5
|
|
Racing Bulls
|
12 |
|
6
|
|
Red Bull
|
12 |
|
7
|
|
Alpine F1 Team
|
10 |
|
8
|
|
Audi
|
2 |
|
9
|
|
Williams
|
2 |
|
10
|
|
Aston Martin
|
0 |
Read Also
Toprak Razgatlioglu faces a steep learning curve in his 2026 MotoGP debut with Prima Pramac Yamaha, struggling with Michelin tires and prototype bike setup.
Joan Mir is reportedly targeting a move from Honda to Gresini Racing. However, salary reductions and a potential Spanish rider quota at Ducati could block the deal.
Maverick Vinales addresses his shoulder recovery and the specific terms of his 2027 KTM contract option. Physical fitness remains the critical factor for his future.
Subscribe Newsletter
Get the latest racing news updates directly to your email.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!