Adrien Fourmaux tampil luar biasa di hari kedua Reli Paraguay. Pebalap asal Prancis itu mencetak lima waktu tercepat dari sembilan stage yang digelar Sabtu, dan sukses memangkas jarak ke posisi ketiga secara dramatis.
Ketika memulai hari, Fourmaux tertinggal hampir satu menit dari Elfyn Evans yang menempati posisi ketiga. Namun setelah stage terakhir, defisitnya menyusut menjadi hanya 3,3 detik. Situasi ini membuat persaingan menuju podium terakhir di ajang WRC semakin memanas jelang hari pamungkas.
Performanya di atas gravel Paraguay jelas mengesankan. Apalagi, Evans adalah pemuncak klasemen sementara kejuaraan dunia. "Saya sangat bangga," ujar Fourmaux. "Saya melawan pemimpin klasemen, dan bisa memangkas 50 detik darinya dalam satu hari adalah hal yang menyenangkan."

Ia mengakui hanya satu kesalahan kecil yang dibuatnya, saat konsentrasinya sempat hilang. Meski begitu, ritme balapnya tetap stabil dan impresif sepanjang hari. Bahkan di stage yang sama, ia mampu mempertahankan tingkat agresivitas yang serupa dengan pagi hari.
Cuaca ternyata tidak sesuai perkiraan. Sempat diprediksi hujan deras, nyatanya hampir tidak ada hujan turun. Namun perubahan setelan mobil yang dilakukan demi kondisi basah justru membawa berkah di aspal kering. "Setelannya bekerja sangat baik di kondisi kering," jelas Fourmaux. "Suhu yang lebih dingin dibanding Jumat membuat ban lebih mudah dikelola, dan stage yang lebih pendek membantu mendinginkan ban."
Dengan lima stage tersisa di hari Minggu, target Fourmaux jelas: "Posisi ketiga atau lebih baik. Kami lihat saja. Semua bisa terjadi sampai garis finis."
Ia berharap cuaca tetap cerah agar bisa menikmati perlombaan dan bertarung habis-habisan. "Dalam hujan, grip bisa ada di satu titik dan hilang mendadak di titik lain," pungkasnya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!