Peta kekuatan Ducati di ajang Kejuaraan Dunia Superbike (WorldSBK) untuk musim 2027 mulai menemui titik terang setelah Motocorsa resmi mengonfirmasi susunan pembalapnya. Dengan total sembilan motor yang berada di grid, pabrikan asal Borgo Panigale ini kembali mendominasi hampir separuh dari total 22 pembalap yang berlaga di kejuaraan balap motor massal paling bergengsi tersebut.
Spekulasi mengenai jumlah armada Ducati sempat menghiasi paruh musim ini, namun kini arah kebijakan tim-tim satelit dan pabrikan sudah sangat jelas. Tim Aruba dan Barni dipastikan tetap menurunkan dua pembalap, sementara Marc VDS, Advocates, dan Motocorsa masing-masing mengandalkan satu mesin. Di sisi lain, MGM tampaknya akan mengundurkan diri akhir musim ini, namun kekosongan tersebut langsung ditutup oleh Go Eleven yang justru memperluas operasionalnya menjadi dua motor.
Dari sembilan slot kursi yang tersedia, delapan di antaranya sudah memiliki pemilik sah dan hanya menyisakan satu tempat terakhir di garasi Go Eleven. Pertarungan untuk mengamankan kursi tersisa kini mengerucut pada dua nama kuat, yakni juara Superbike Italia Alessandro Delbianco atau sang pembalap berpengalaman Danilo Petrucci.

Kepastian juga datang dari kubu Motocorsa yang resmi mempertahankan Alberto Surra untuk mengarungi musim kompetisi 2027. Performa impresif pembalap muda Italia tersebut sepanjang musim ini menjadi landasan kuat bagi manajemen tim untuk memperpanjang kontrak kerja sama mereka demi menjaga konsistensi jangka panjang.
“Kami sangat senang melanjutkan kerja sama kami dengan Alberto pada tahun 2027,” ujar Team Manager Lorenzo Mauri. “Musim 2026 telah memberikan banyak hal bagi kami: kami telah saling mengenal, mengatasi momen-momen penting bersama, dan membangun hubungan yang didasarkan pada kepercayaan yang kuat. Tempat ketiga dalam balapan Superpole di Cremona adalah salah satu sorotan utama dan menunjukkan potensi yang kami miliki bersama.”
Performa Surra sendiri sempat dipandang sebelah mata ketika ia merapat ke Motocorsa awal musim ini mengingat rekam jejaknya di kelas Moto3 dan Moto2 yang kurang begitu menonjol. Namun, di atas motor Superbike yang jauh lebih bertenaga, pembalap berusia 22 tahun itu langsung mendobrak batas dengan finis di sepuluh besar pada debutnya di Phillip Island dan kini bertengger di peringkat kesembilan klasemen sementara.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!