Filip Salac langsung menunjukkan taringnya di sesi latihan Moto2 Austria 2026. Pembalap OnlyFans American Racing Team itu mencatatkan waktu terbaik 1:32.402, mengalahkan Ivan Ortola yang tertinggal 0,097 detik. Sesi latihan ini menjadi sinyal penting bahwa Salac siap bersaing di Red Bull Ring, sirkuit yang menuntut keberanian dalam pengereman keras dan akselerasi keluar tikungan.
Persaingan di posisi atas sangat ketat. Ivan Ortola dari QJMOTOR - Campolor - MSI harus puas di posisi kedua, hanya terpaut 0,097 detik. Daniel Holgado (CFMOTO Inde Team) melengkapi tiga besar dengan selisih 0,198 detik. Jarak antar pembalap di lima besar tidak lebih dari 0,236 detik, menunjukkan level kompetisi yang merata dan potensi pertarungan sengit di balapan nanti.
Menariknya, Mario Suryo Aji berhasil menembus posisi 11 dengan waktu 1:32.969, terpaut 0,567 detik dari Salac. Pembalap Idemitsu Honda Team Asia ini konsisten di grup tengah dan berpeluang besar lolos langsung ke Q2 jika mampu mempertahankan performa. Sementara itu, beberapa nama besar seperti Aron Canet (ELF Marc VDS Racing Team) harus puas di posisi 17, dan Sergio Garcia (ITALJET Gresini Moto2) di posisi 24, menandakan bahwa sesi latihan ini bukan tanpa kejutan.

Dari sisi teknis, Red Bull Ring dikenal sebagai sirkuit stop-and-go dengan trek lurus panjang dan tikungan tajam. Tim-tim harus menemukan setup yang tepat antara kecepatan puncak dan stabilitas pengereman. Salac tampaknya sudah menemukan keseimbangan yang pas, sementara para rival masih mencari celah untuk mengejar ketertinggalan.
Sesi latihan ini juga menjadi ajang pembuktian bagi para pembalap muda. Alonso Lopez (ITALJET Gresini Moto2) finis ke-10, diikuti Senna Agius (LIQUI MOLY Dynavolt Intact GP) di posisi 12. Sementara itu, pembalap tuan rumah? Tidak ada, karena Moto2 didominasi pembalap Spanyol dan Italia. Namun, kehadiran pembalap Asia seperti Mario Suryo Aji dan Ayumu Sasaki (posisi 20) menambah warna kompetisi.
Dengan hasil ini, Salac menjadi patokan di sesi berikutnya. Namun, sejarah Moto2 sering menunjukkan bahwa kecepatan di latihan tidak selalu berbanding lurus dengan hasil balapan. Konsistensi dan manajemen ban akan menjadi kunci. Apakah Salac bisa mempertahankan dominasinya, atau akankah Ortola dan Holgado bangkit? Kita tunggu di sesi kualifikasi dan balapan.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!