SPONSORED

FIA Yakin Verstappen Tak Akan Tinggalkan F1 Meski Kritik Regulasi

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
FIA Yakin Verstappen Tak Akan Tinggalkan F1 Meski Kritik Regulasi
© XPBimages

Mohammed Ben Sulayem memberikan respons terhadap pernyataan Max Verstappen terkait kemungkinan meninggalkan Formula 1, dengan menegaskan keyakinannya bahwa pembalap Red Bull Racing tersebut tidak akan benar-benar keluar dari kejuaraan.

Verstappen sebelumnya mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap arah regulasi baru, khususnya terkait keseimbangan 50-50 antara mesin pembakaran internal dan energi listrik. Kritik tersebut lebih didorong oleh faktor pengalaman berkendara dibandingkan performa mobil semata.

"Formula 1 lebih besar dari siapa pun. Presiden datang dan pergi, tim datang dan pergi, pembalap juga datang dan pergi."

Miami GP Start Moved Forward to Mitigate Lightning Risk
Read AlsoMiami GP Start Moved Forward to Mitigate Lightning Risk

Dari sudut pandang regulasi, perubahan teknis yang diperkenalkan dalam era baru F1 memang membawa konsekuensi signifikan terhadap karakteristik mobil, terutama dalam distribusi tenaga dan kompleksitas manajemen energi. Hal ini berdampak langsung pada pengalaman mengemudi yang dirasakan pembalap.

ADVERTISEMENT

Ben Sulayem menilai bahwa reaksi Verstappen merupakan bagian dari siklus kompetitif, di mana dinamika performa dan dominasi tim dapat berubah dari waktu ke waktu. Ia menegaskan bahwa ekspresi tersebut dapat dipahami dalam konteks perubahan performa dan tekanan kompetisi.

"Ketika Anda menang lalu tidak lagi, tentu Anda akan bereaksi. Itu bagian dari siklus."

Ia juga menambahkan bahwa meskipun Verstappen merupakan sosok penting dalam olahraga ini, keberlangsungan Formula 1 tidak bergantung pada satu individu. Pernyataan tersebut menegaskan posisi FIA dalam menjaga stabilitas dan kesinambungan kejuaraan.

ADVERTISEMENT

Ben Sulayem tetap memberikan apresiasi terhadap kemampuan Verstappen, khususnya dalam hal konsistensi dan kekuatan mental di lintasan. Ia melihat pembalap asal Belanda tersebut sebagai salah satu talenta terkuat dalam generasinya.

"Dia sangat kuat secara mental dan fokus dalam mengemudi."

Dengan latar belakang hasil musim sebelumnya dan dinamika musim berjalan, FIA menilai komentar Verstappen sebagai bentuk respons emosional terhadap situasi kompetitif. Fokus kini bergeser pada bagaimana regulasi dan performa tim berkembang sepanjang musim 2026.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU