Dunia balap internasional kembali dihebohkan dengan rencana ambisius dari Fernando Alonso yang dikabarkan bersiap menghadapi salah satu tantangan paling melelahkan di kancah motorsport global. Pembalap asal Spanyol ini menargetkan kembalinya ia ke ajang Reli Dakar yang ikonis pada Januari 2027 mendatang, sebuah langkah besar yang menjanjikan aksi off-road berisiko tinggi.
Berdasarkan laporan yang beredar, veteran Formula 1 tersebut telah menyepakati sebuah kesepakatan untuk turun di reli ketahanan lintas alam yang terkenal sangat menuntut fisik dan mental. Keputusan ini akan menandai kembalinya Alonso ke padang pasir setelah debut pertamanya beberapa tahun lalu, sekaligus menjembatani komitmennya saat ini di ajang Grand Prix.
Setelah memperpanjang kontrak Formula 1 bersama tim Aston Martin hingga akhir musim 2027, pembalap berusia 45 tahun ini memanfaatkan celah unik di kalender balap dunia. Reli Dakar secara rutin digelar setiap bulan Januari di Arab Saudi, jauh sebelum rangkaian panjang kalender F1 dimulai pada bulan Maret, memberikan waktu yang pas tanpa benturan jadwal.

Pengaturan kalender ini membuka kesempatan langka bagi sang juara untuk merepresentasikan jenama Aston Martin di dua kasta tertinggi dunia motorsport yang memiliki karakter sangat kontras. Media Spanyol melaporkan bahwa ia akan kembali didampingi oleh legenda reli Marc Coma sebagai co-driver, serta bereuni dengan mantan insinyurnya, Daniel Gratacos.
Meski memiliki sedikit waktu untuk persiapan di sela-sela sisa balapan Grand Prix musim ini, uji coba perdana dikabarkan akan segera berlangsung setelah jeda balap. Pengalaman pertamanya di Dakar pada tahun 2020 silam, di mana ia finis di peringkat ke-13 secara keseluruhan meski sempat mengalami insiden guling, membuktikan bahwa kecepatan kompetitifnya di medan ekstrem tidak perlu diragukan lagi.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!