Advertisement Sportrik
15s

Fermin Aldeguer Picu Ketegangan Gresini Ducati MotoGP 2026

Notifikasi
Gigi Dall'Igna, Fermin Aldeguer and Nadia Padovani
© Gold & Goose

MotoGP, Sportrik Media - Fermin Aldeguer dan Gresini Racing menghadapi dinamika baru di MotoGP 2026 setelah keputusan Ducati memindahkan pembalap Spanyol tersebut ke VR46 Racing Team mulai musim 2027.

Keputusan tersebut bukan sekadar perpindahan pembalap, melainkan mencerminkan kompleksitas hubungan internal dalam ekosistem satelit Ducati. Pabrikan asal Borgo Panigale selama beberapa musim terakhir memainkan peran strategis dalam menyeimbangkan dua tim satelit utamanya, yakni VR46 dan Gresini. Ketegangan antara kedua struktur ini telah lama berlangsung, dengan perbedaan kepentingan teknis, sumber daya, dan arah pengembangan menjadi faktor utama.

Situasi memanas setelah Aldeguer, yang tampil impresif sebagai rookie dan menjadi salah satu aset masa depan Ducati, dipastikan bergabung dengan VR46. Keputusan ini diambil di tengah keinginan internal Gresini untuk mempertahankan pembalap tersebut sebagai bagian dari proyek jangka menengah mereka. Kehilangan Aldeguer semakin signifikan mengingat Alex Marquez juga akan meninggalkan tim, sehingga memaksa Gresini membangun ulang susunan pembalapnya.

Red Bull Faces Major RB22 Upgrade Setback F1 2026
Read AlsoRed Bull Faces Major RB22 Upgrade Setback F1 2026

“Ada kekecewaan karena kami ingin melanjutkan proyek bersama Fermin. Dia berkembang pesat dan menjadi bagian penting tim,” ujar sumber internal Gresini kepada Motorsport.com.

ADVERTISEMENT

Dari perspektif Ducati, langkah ini berkaitan erat dengan restrukturisasi hierarki tim satelit pasca keluarnya Pramac dari proyek mereka. VR46 kini memegang status tim satelit dengan dukungan pabrikan penuh, menggantikan posisi strategis yang sebelumnya dimiliki Pramac. Status tersebut memberikan akses prioritas terhadap spesifikasi motor terbaru serta jalur pengembangan yang lebih dekat dengan tim pabrikan.

Dalam konteks ini, Aldeguer menjadi bagian dari strategi jangka panjang Ducati. Kontraknya yang langsung terikat dengan pabrikan hingga 2028 memberi Ducati kontrol penuh atas jalur kariernya. Selain faktor teknis, aspek finansial juga berperan, di mana VR46 memiliki kapasitas anggaran lebih besar dibandingkan Gresini, memungkinkan penawaran kontrak yang lebih kompetitif.

Di sisi lain, performa lintasan turut memperkuat keputusan ini. Dalam dua musim terakhir, Gresini justru tampil lebih kompetitif dibanding VR46, terutama melalui performa Marc Marquez dan Alex Marquez. Namun, Ducati tetap memprioritaskan struktur yang secara strategis lebih selaras dengan arah pengembangan pabrikan.

ADVERTISEMENT

Kepergian Aldeguer sempat mendorong Gresini untuk mengeksplorasi alternatif pabrikan lain. Diskusi dengan Honda sempat dilakukan, mengingat sejarah kerja sama keduanya pada era Sete Gibernau dan Marco Melandri. Namun, peluang tersebut tidak berkembang menjadi kesepakatan konkret.

Hubungan dengan Aprilia juga tidak memungkinkan untuk dihidupkan kembali, menyusul ketegangan sejak berakhirnya kemitraan pada 2021 saat pabrikan tersebut beralih menjadi tim pabrikan penuh. Sementara itu, opsi Yamaha dinilai kurang kompetitif dari sisi performa saat ini, sehingga tidak menjadi pilihan realistis.

Dengan keterbatasan opsi tersebut, memperpanjang kerja sama dengan Ducati menjadi solusi paling logis bagi Gresini. Stabilitas teknis, akses terhadap motor kompetitif, serta kesinambungan operasional menjadi faktor utama dalam keputusan ini, meskipun hubungan internal tidak sepenuhnya harmonis.

ADVERTISEMENT

Dari sisi pembalap, Gresini mulai membangun ulang proyeknya dengan merekrut Dani Holgado, yang saat ini tampil kompetitif di Moto2. Langkah ini menunjukkan pendekatan jangka panjang tim dalam mengembangkan talenta muda, meskipun tantangan besar tetap ada untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Aldeguer.

Secara keseluruhan, dinamika ini mencerminkan perubahan lanskap MotoGP menjelang regulasi baru 2027. Dengan spesifikasi teknis yang akan semakin konvergen, diferensiasi akan bergantung pada struktur tim, dukungan pabrikan, dan kapasitas pengembangan sepanjang musim. Bagi Gresini, mempertahankan kemitraan dengan Ducati menjadi langkah strategis untuk tetap kompetitif, meskipun harus menghadapi realitas politik internal paddock yang semakin kompleks menuju musim berikutnya.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

WATCH LIVE
RECOMMENDED FOR YOU