Menatap musim baru dengan status mentereng sebagai debutan terbaik tahun ini, Diogo Moreira menyimpan ambisi besar setelah resmi mengamankan kursi di tim pabrikan Honda. Pembalap asal Brasil tersebut harus menunggu hingga Grand Prix Jepang untuk mendapatkan kepastian masa depannya, namun kini ia siap menyambut tanggung jawab baru di paddock kelas premier.
Dalam wawancara eksklusif bersama Motorsport.com di Phillip Island, Moreira menegaskan bahwa rasa antusias jauh lebih dominan ketimbang tekanan saat bergabung dengan skuad pabrikan. Dengan sisa musim berjalan serta kontrak dua tahun di depan mata, ia mengaku tidak sabar untuk memahami sepenuhnya arti menjadi seorang pembalap pabrikan seutuhnya.
Performa impresifnya bersama tim LCR sejauh ini terbukti membenarkan keputusan manajemen Honda. Ketika disinggung mengenai target musim depan, ia menyatakan pola pikirnya akan berubah drastis mengingat kehadiran motor anyar. Meskipun masih terlalu dini untuk memasang target juara secara mutlak, ambisi pribadinya tetap berada di level tertinggi.

Menariknya, Moreira memberikan indikator positif berdasarkan data uji coba privat di Red Bull Ring. "Melihat catatan waktu dari tes di Austria, saya bisa bilang Honda bisa bertarung untuk kejuaraan dunia tahun depan," ungkapnya. Kendati demikian, ia tetap realistis karena pabrikan lain masih menyembunyikan potensi asli mereka hingga tes pembuka di Malaysia tahun depan.
Menghadapi regulasi teknis anyar, ia memprediksi balapan awal musim akan berjalan sangat krusial bagi seluruh kontestan. Pengalaman transisi ban di Moto2 menjadi acuan berharganya dalam membaca peta persaingan awal. Simak analisis mendalam seputar perkembangan teknis MotoGP terbaru di sini.




Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!