James Courtney tidak main-main ketika membahas perubahan aerodinamis pada Chevrolet Camaro di putaran Supercars terakhir. Pembalap Team 18 itu merasakan sendiri bagaimana revisi splitter skids yang disetujui Supercars menjelang balapan telah mengubah karakter mobil secara signifikan, terutama di bagian depan.
Perubahan tersebut memperlebar terowongan undertray antara splitter skids sebesar 70mm, yang secara efektif meningkatkan downforce keseluruhan. Namun, keputusan ini memicu kemarahan tim Ford karena dianggap membawa Camaro keluar dari 'parity box' yang telah disepakati. Situasi memanas hingga surat-surat legal dikirim ke Supercars pada Jumat malam.
Di tengah kontroversi, pembalap Camaro mendominasi ketiga sesi latihan Jumat. Anton De Pasquale dan Jayden Ojeda meremehkan dampak perubahan, dengan Ojeda bahkan menyebut "Anda harus sangat luar biasa untuk merasakan perbedaannya". Namun Courtney, yang memiliki pengalaman terbatas dengan paket sebelumnya, memberikan pandangan berbeda.

"Pasti bisa merasakan perubahan di depan," ujar Courtney dalam wawancara dengan MotorRacing 360. "Itu mempengaruhi cara mobil banting saat masuk tikungan, karena mengubah aliran udara, jumlah udara yang masuk ke bawah mobil, jadi ini perubahan besar. Persentase yang kami kerjakan sekarang, karena kami kehilangan banyak downforce dengan Gen3, memiliki pengaruh lebih besar. Perubahan kecil sekarang memiliki dampak yang lebih besar pada mobil."
Tujuan utama dari perubahan ini adalah mengurangi sensitivitas pitch mobil, setelah upaya dua bagian sebelumnya untuk memindahkan keseimbangan aerodinamis Camaro ke belakang. Namun, tantangan hukum dari tim Ford memaksa Supercars melakukan penyesuaian kedua pada Sabtu pagi: meminta tim Chevrolet mengurangi sudut sayap belakang sebesar 0,3 derajat. Tim Camaro khawatir ini akan merusak ban belakang mereka, meskipun dampaknya tersamarkan oleh cuaca basah pada hari Minggu.
"Satu-satunya tempat kami bisa merasakan perbedaannya adalah di keluaran tikungan 10, saat Anda menginjak gas dan melewati puncak dengan tikungan off-camber," jelas Courtney. "Cengkeraman di sana memang tipis, jadi di situlah kami benar-benar merasakan ban belakang bekerja lebih keras. Tapi itu bukan perubahan besar. Perubahan yang lebih besar adalah 70mm di depan."
Supercars mencatat bahwa terowongan undertray Camaro telah dikurangi 300mm selama pengujian terowongan angin di luar musim. Camaro menjadi mobil datum dalam pengujian, tetapi menerima perubahan karena kesulitan menyamai Ford Mustang yang disiapkan Triple Eight dan Toyota Supra baru. Triple Eight sendiri menegaskan bahwa debat aerodinamis belum selesai, dengan Mark Dutton menyatakan mereka "mendorong untuk meninjau ulang situasi aero".
Supercars juga sedang melakukan pengujian paritas pada pusat gravitasi, tekanan barometrik, dan engine braking menjelang Bathurst 1000 pada 8-11 Oktober. Dengan perubahan yang terus menjadi sorotan, pertarungan di trek maupun di meja rapat diperkirakan akan berlanjut.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!