Christian Horner memberi sinyal bahwa kisah kariernya di Formula 1 belum pernah diceritakan sepenuhnya, setelah memperkenalkan buku baru berjudul Drive yang dijadwalkan rilis pada Oktober 2026.
Buku tersebut akan menelusuri perjalanan Horner di F1, termasuk periode panjangnya bersama Red Bull. Peluncuran ini menjadi langkah publik terbaru Horner setelah ia relatif jarang tampil sejak meninggalkan tim pada Juli 2025.
Horner hanya membuat sedikit komentar publik mengenai F1 setelah keluar dari Red Bull. Salah satu kemunculan yang disebut dalam materi adalah penampilan khusus yang direkam untuk Netflix melalui Drive to Survive, yang digunakan untuk menutup rangkaian ceritanya setelah meninggalkan tim.

Dalam konteks olahraga, buku ini menarik karena Horner masih dikaitkan dengan kemungkinan kembali ke grand prix racing. Materi menyebutkan bahwa ia diketahui ingin kembali ke F1, tetapi dalam posisi yang lebih senior dibanding peran team principal dan CEO yang sebelumnya ia pegang di Red Bull.
Rekam jejak Horner di Red Bull membuat sudut tersebut memiliki bobot signifikan. Selama 405 balapan sejak Red Bull masuk F1 pada 2005, tim itu meraih 124 kemenangan, delapan gelar pembalap, dan enam gelar konstruktor di bawah kepemimpinannya.
Dengan latar tersebut, Drive berpotensi menjadi bagian penting dari fase pasca-Red Bull Horner. Buku ini tidak hanya mengangkat ulang periode dominasi tim, tetapi juga hadir ketika arah karier berikutnya masih menjadi perhatian dalam ekosistem Formula 1.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!