Bearman Puji Verstappen sebagai Pembalap Terhebat Sejarah F1

© XPBimages
© XPBimages

Formula 1, Sportrik MediaOliver Bearman dari Haas menyampaikan pujian luar biasa kepada Max Verstappen dari Red Bull Racing, menyebutnya sebagai pembalap terbaik yang pernah tampil di Formula 1, di tengah upaya sang juara dunia tiga kali ini mengejar gelar kelima pada akhir musim 2025. Meskipun demikian, pujian ini datang saat Verstappen masih tertinggal 36 poin dari pemimpin klasemen Lando Norris di McLaren, yang hanya unggul satu poin atas rekan setimnya Oscar Piastri, menjanjikan perebutan gelar yang semakin sengit di empat seri tersisa.

Sebagai pembalap rookie yang baru bergabung dengan Haas pada 2025, Bearman tidak hanya mengagumi Verstappen dari jauh, tetapi juga merasakan intensitasnya secara langsung selama Grand Prix Mexico City akhir pekan lalu. Di sana, keduanya bersaing ketat untuk posisi keempat di lap-lap awal, di mana Bearman berhasil unggul melalui Tikungan 4 meskipun mengaku "merasa sangat tegang" saat berhadapan langsung dengan pembalap Belanda tersebut. 

Namun, strategi pit stop satu kali Verstappen yang sukses akhirnya membalikkan keadaan, membawanya finis lebih tinggi daripada Bearman yang terpaksa melakukan dua kali pit. Pengalaman ini justru memperkuat keyakinan Bearman terhadap superioritas Verstappen, yang telah menunjukkan kecepatan adaptasi luar biasa sejak Grand Prix Belanda, di mana selisihnya mencapai 104 poin. Oleh karena itu, performa panas Verstappen belakangan

termasuk kemenangan di beberapa seri Amerika menjadi bukti nyata atas kemampuannya mengubah momentum, bahkan ketika mobil Red Bull sempat kesulitan di paruh pertama musim.

 

Dalam wawancara dengan media, termasuk outlet olahraga terkemuka, Bearman menyatakan secara tegas, "Dia sedang dalam tren bagus, saya pikir dia adalah pembalap terbaik di F1. Dia juga pembalap terbaik yang pernah ada di F1." Pernyataan ini bukan sekadar pujian kosong, melainkan mencerminkan perspektif generasi baru pembalap yang melihat Verstappen sebagai patokan utama dalam hal bakat dan kecepatan. 

Bearman melanjutkan, "Bagi seseorang seperti saya, seorang rookie yang bercita-cita untuk suatu hari nanti berjuang merebut kejuaraan dunia, Max adalah orang yang saya kagumi. Dia adalah referensi saat ini untuk talenta paling berbakat dan tercepat di F1." Analisis lebih dalam menunjukkan bahwa pujian ini selaras dengan data performa: Verstappen telah meraih lima kemenangan musim ini meskipun tantangan teknis awal, dengan rata-rata lap tercepat 0,3 detik lebih baik daripada rata-rata pesaing di sirkuit-sirkuit teknis. Selain itu, meskipun McLaren mendominasi konstruktor dengan 713 poin, kebangkitan Red Bull sekarang hanya 46 poin di belakang didorong oleh strategi cerdas seperti yang terlihat di Mexico City, di mana pengelolaan ban menjadi kunci sukses.

 

Dari sudut pandang strategis, pujian Bearman juga menyoroti dinamika mental dalam Formula 1, di mana pembalap rookie seperti dirinya belajar dari "tangan kejam" Verstappen dalam duel roda-ke-roda. Hal ini tidak hanya memotivasi Bearman untuk meningkatkan performanya ia finis keenam di Mexico, poin terbaiknya musim ini tetapi juga menekankan peran Verstappen sebagai ikon bagi aspiran muda. Meskipun demikian, tantangan bagi Verstappen tetap besar: dengan Norris dan Piastri yang terpisah hanya satu poin di 357 dan 356 poin, McLaren bisa memanfaatkan kedalaman duo mereka untuk mempertahankan keunggulan. Bearman menambahkan, "Sebelumnya di tahun ini, dia tidak punya mobil untuk bersaing, tapi sekarang sepertinya dia punya." Pendapat ini menggarisbawahi bagaimana evolusi mobil RB21 Red Bull telah mengubah narasi musim, membuat perebutan gelar semakin tak terduga dan menarik bagi penggemar global.

 

Secara keseluruhan, pujian Bearman tidak hanya mengukuhkan status legendaris Verstappen, tetapi juga menambah lapisan emosional pada akhir musim 2025 yang penuh ketegangan. Dengan seri mendatang di Brasil, Las Vegas, Qatar, dan Abu Dhabi yang menjanjikan duel sengit, prospek Verstappen merebut gelar kelima tampak semakin realistis, asalkan ia mempertahankan tren positif ini. Hal ini juga memberikan inspirasi bagi pembalap muda seperti Bearman untuk mengejar ambisi serupa di masa depan. Untuk pembaruan terkini mengenai Formula 1, kunjungi Sportrik.com.

Discussion (0)

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

Dakar 2026 : Anlisis, Klasemen

WATCH LIVE