SPONSORED

Bagnaia Bingung Lihat Data Alex Marquez: Seperti Dua Motor Berbeda

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Bagnaia Bingung Lihat Data Alex Marquez: Seperti Dua Motor Berbeda
TO NEWS OVERVIEW
Bagnaia: “It’s like seeing two different bikes” © Gold and Goose

Pecco Bagnaia mengaku kebingungan setelah membandingkan data telemetrinya dengan Alex Marquez di MotoGP Aragon. Perbedaan yang sangat besar, terutama saat buka gas, membuat juara dunia dua kali itu merasa seperti melihat dua motor yang berbeda.

Sejak awal musim, Pecco Bagnaia memang menyambut baik keputusan Ducati memberikan motor spek pabrikan kepada Alex Marquez di tim Gresini. Baginya, tambahan data dari pembalap yang kini menjadi runner-up klasemen itu sangat berharga. Ia bahkan sempat menyanjung performa Alex di Sachsenring dan Silverstone, saat Bagnaia justru kesulitan.

Namun di Aragon, masalah cengkeraman belakang kembali menghantui Bagnaia. "Saat saya masuk tikungan, saya kehilangan ban belakang tanpa melakukan apa-apa," keluhnya pada Jumat. "Begitu saya sentuh gas, langsung kehilangan traksi. Sampai motor tegak pun masih selip dan banyak gerakan."

Tardozzi: Bagnaia's Mental Approach Limiting His Performance
Read AlsoTardozzi: Bagnaia's Mental Approach Limiting His Performance

Hasilnya, Bagnaia hanya finis ke-11 di Sprint, tertinggal 14 detik dari rekan setimnya Marc Marquez yang menang dan Alex yang menjadi runner-up. "Kami tidak bisa mengerti dari mana mereka mendapatkan peningkatan itu. Bahkan sulit membandingkan data karena perbedaannya sangat banyak, terutama saat kami membuka throttle. Ini seperti melihat dua motor yang berbeda," ujarnya, dikutip dari Crash.net.

ADVERTISEMENT

Bagnaia menegaskan bahwa ia tidak akan menyerah di sisa balapan bersama Ducati sebelum pindah ke Aprilia pada 2027. "Saya di sini untuk melaju cepat. Saya tertarik dengan masa depan, tapi juga dengan masa kini. Saya akan memberikan segalanya," katanya. Ia mengakui bahwa DNA motor ini memang tidak cocok dengannya, tetapi ia bertekad untuk terus berjuang.

Di sisi lain, Fabio di Giannantonio yang juga mengendarai GP26 harus rela tersingkir setelah crash di lap pertama Sprint. Hasil ini membuat Bagnaia semakin tertekan dalam perebutan gelar, namun ia memilih untuk tetap fokus pada proses.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU