SPONSORED

Bagnaia Akui Musim Panas Tak Mudah Usai Operasi Lengan

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Bagnaia Akui Musim Panas Tak Mudah Usai Operasi Lengan TO NEWS OVERVIEW
© Gold & Goose

Francesco Bagnaia mengaku musim panasnya tidak mudah. Pembalap Ducati Lenovo Team itu menjalani operasi lengan untuk mengatasi arm pump, dan harus bekerja keras memulihkan kondisinya sebelum MotoGP Inggris di Silverstone.

Operasi dilakukan tak lama setelah MotoGP Jerman di Sachsenring, yang menjadi penutup paruh pertama musim 2026. Dalam sesi media jelang balapan di Silverstone, Bagnaia menyebut masa pemulihan itu cukup berat.

"Saya pikir ini bukan liburan musim panas yang mudah: saya harus bekerja keras pada lengan saya," ujarnya. "Saya hanya punya empat hari istirahat, dan setiap hari di gym sangat intens. Tapi saya rasa kami bekerja dengan baik dan kami hampir siap untuk berjuang."

Lecuona: Bautista's Woes Not Just Down to WorldSBK Weight Rule
Read AlsoLecuona: Bautista's Woes Not Just Down to WorldSBK Weight Rule

Menariknya, Bagnaia tidak pernah menyebut masalah arm pump sepanjang paruh pertama musim. Ia menjelaskan bahwa itu adalah bagian dari karakternya. "Jika Anda mengenal saya, saya bukan tipe yang suka memberikan kabar buruk seperti ini di depan kamera," katanya. "Saya tidak pernah punya masalah dengan lengan saya sepanjang karier—tidak pernah. Tahun ini, karena kami punya beberapa masalah pada motor, saya perlu melakukannya."

ADVERTISEMENT

Bagnaia mengungkapkan masalah arm pump mulai terasa di Grand Prix Spanyol di Jerez, meski ia menegaskan itu bukan penyebab retirnya di sana. "Saya mulai punya masalah di Jerez, saat saya harus berhenti—itu bukan karena lengan, tapi karena masalah lain," jelasnya. "Setiap kali kami tidak menyelesaikan masalah ini, lengan saya semakin meradang, jadi saya perlu melakukannya."

Di antara anggota VR46 Riders Academy, Bagnaia adalah satu dari hanya dua pembalap yang menjalani operasi arm pump, selain Celestino Vietti. Namun, ia mengaku selama latihan ia termasuk yang "paling sedikit masalah". "Jujur, saya termasuk yang paling sedikit masalah di rumah," katanya. "Tapi balapan tahun ini sangat intens, jadi saya perlu melakukannya."

Setelah operasi, Bagnaia sempat menjalani dua sesi latihan dengan motor sebelum datang ke Silverstone. "Sesi pertama saya tidak bisa mengendarai, saya hanya dua putaran lalu berhenti. Sesi kedua saya melakukan 30 putaran dan sedikit lebih baik, itu 10 hari lalu. Jadi saya harap ini sudah membaik," ujarnya. "Mengendarai MotoGP sangat berbeda dibandingkan mengendarai Panigale, tapi saya harus katakan bahwa saat pengereman Panigale lebih sulit karena butuh tenaga lebih besar. Jadi, mari kita lihat. Mungkin untuk pertama kalinya saya akan menggunakan obat pereda nyeri."

ADVERTISEMENT

Menatap balapan di Silverstone, Bagnaia juga punya sedikit kekhawatiran dari sisi teknis. "Ini trek yang sulit, tapi juga salah satu favorit saya, jadi mari kita lihat," katanya. "Saya tahu betapa pentingnya setup di sini, betapa pentingnya memiliki grip belakang, dan itu masalah utama saya musim ini. Jadi, kami hanya perlu bekerja pada itu dan berharap Ducati selama liburan musim panas memperbaiki situasi saya."

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU