Badai dahsyat disertai angin kencang dan hujan lebat melanda Rally Paraguay di Encarnacion, Sabtu pagi, menyebabkan kerusakan signifikan di area service park. Beberapa tim World Rally Championship (WRC), termasuk M-Sport dan Teo Martin Motorsport, mengalami kerusakan parah pada fasilitas mereka.
Struktur sementara milik M-Sport dan tim lainnya hancur, tertiup angin, atau roboh akibat badai. M-Sport bahkan harus membongkar tenda biru khas mereka dan pindah ke struktur sewaan. Kepala tim M-Sport, Rich Millener, terbangun pukul 5 pagi oleh suara gemuruh angin yang sangat kuat.
"Ini seperti di film Twister. Luar biasa, begitu kuatnya, dan saat itu kamu tahu service park tidak akan tersisa banyak. Kami harus menunggu angin mereda karena terlalu berbahaya untuk keluar," ujar Millener kepada DirtFish. "Semua orang terbangun. Kami punya rencana untuk langsung memeriksa situasi, tapi ternyata semua runtuh dan banyak kerusakan. Kami harus memindahkan area service ke tenda sewaan untuk sisa akhir pekan."

Meski terdampak, Millener merasa timnya masih beruntung dibandingkan tim privatir lain. "Kami mungkin lebih beruntung daripada beberapa tim independen. Badai ini sangat lokal, tapi luar biasa kuatnya. Beruntung tidak ada orang di lokasi saat itu," tambahnya.
Kondisi di luar service park justru lebih baik, namun ancaman cuaca buruk masih mengintai untuk hari ini dan besok. Millener mengakui persiapan ekstra diperlukan. "Ini tidak bisa lebih buruk dari sekarang. Cuaca bisa sama buruknya besok, jadi kami harus siap. Tapi rally tetap berjalan, dan kami akan beradaptasi," katanya.
Semua mobil sudah meninggalkan parc ferme tepat waktu dan rencana rally tidak berubah. Meski drama terjadi di belakang layar, aksi di panggung utama tetap berlanjut.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!