SPONSORED

Alonso & Stroll Sebut Honda Belum Cukup Baik untuk Aston Martin

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Alonso & Stroll Sebut Honda Belum Cukup Baik untuk Aston Martin
TO NEWS OVERVIEW
The Dutch GP presented yet another double Q1 elimination for Aston Martin and Honda

Pasangan pembalap Fernando Alonso dan Lance Stroll mengaku tidak puas dengan performa unit tenaga anyar Honda yang debut di Grand Prix Belanda. Meski Aston Martin tampil meyakinkan di Hungaria sebelum libur musim panas, harapan untuk kembali kompetitif di Zandvoort sirna sudah sejak sesi kualifikasi.

Stroll memang sempat menyiratkan adanya peningkatan tenaga saat menjalani hari syuting di sirkuit. Namun kenyataannya, ia harus puas tersingkir di Q1 bersama Alonso. Masalah keseimbangan dan tenaga membuat AMR26 sulit digeber di tikungan cepat Zandvoort.

“Tidak juga, mungkin sedikit, tapi belum cukup. Dari sisi sasis, kami sudah cukup baik. Kami membuat langkah besar di Budapest. Kemampuan mengemudi dan tenaga adalah hal berikutnya yang perlu kami kerjakan,” ujar Stroll.

Hamilton Baffled by Ferrari's Tyre-Warming Woes at Zandvoort
Read AlsoHamilton Baffled by Ferrari's Tyre-Warming Woes at Zandvoort

Pembalap Kanada itu juga menyoroti perilaku mesin yang tidak konsisten, terutama saat pengereman dan perpindahan gigi menurun. “Tidak bagus, tidak bagus. Ini seperti lotere. Kami tidak mendapatkan engine braking yang konsisten saat masuk tikungan dan banyak downshift yang ditolak,” keluhnya.

ADVERTISEMENT

Tekanan untuk Honda di Monza

Alonso, yang lebih diplomatis, tetap menekankan pentingnya perbaikan dari pabrikan Jepang tersebut. Ia menyebut beberapa persepuluh detik masih bisa dioptimalkan dari paket mesin anyar ini. “Sayangnya, di sisi lintasan tidak banyak yang bisa kami lakukan. Kami harus mengandalkan perubahan besar dari pabrik atau perangkat lunak. Ini harus datang dari Jepang, jadi tidak bisa instan. Lebih ke arah Monza, kami harus menemukan langkah lain di sana,” jelas Alonso.

Kegagalan di kualifikasi ini tentu menjadi pukulan telak. Di ajang yang mengandalkan momentum, masalah seperti ini bisa sangat merugikan. Honda kini menghadapi pekerjaan rumah besar untuk mengejar ketertinggalan dari para pesaingnya.

Dengan hanya dua pekan menuju Grand Prix Italia, waktu yang tersedia sangat sempit. Sirkuit Monza yang mengandalkan kecepatan lurus akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Aston Martin dan Honda. Mampukah mereka bangkit? Kita tunggu saja.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU