SPONSORED

Alex Albon Buka Suara soal Burnout di Tengah Padatnya Jadwal F1

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Alex Albon Buka Suara soal Burnout di Tengah Padatnya Jadwal F1
TO NEWS OVERVIEW
Alex Albon Buka Suara soal Burnout di Tengah Padatnya Jadwal F1

Alex Albon mengakui bahwa musim Formula 1 2025 meninggalkan bekas yang dalam. Pembalap Williams itu merasa kelelahan parah akibat tuntutan komersial yang terus meningkat, terutama saat rangkaian balapan di Amerika Serikat. Dalam podcast The Fast And The Curious, Albon mengungkapkan betapa beratnya menjaga keseimbangan antara tugas di lintasan dan kewajiban di luar trek.

"Saya merasa sangat terkuras, terutama saat menuju balapan-balapan di Amerika karena di sanalah permintaan terhadap kami paling tinggi, entah itu dari partner atau konten," ujar Alex Albon dari kediamannya di Monaco, beberapa hari setelah mundur lebih awal di Grand Prix Belanda. Sebagai seorang introvert di tengah sorotan yang kian besar, Albon mengaku butuh waktu khusus untuk memulihkan energinya.

"Saya senang menjadi diri sendiri dalam situasi seperti itu, tapi entah kenapa itu menguras tenaga. Jadi, untuk bisa lepas, saya lebih memprioritaskan diri sendiri, mungkin menghabiskan satu atau dua malam di rumah sebelum terbang lagi. Tahun lalu saya merasa burnout cukup parah," tambahnya.

Alex Albon opens up on burnout amid grueling F1 schedule
Read AlsoAlex Albon opens up on burnout amid grueling F1 schedule

Setelah insiden di Zandvoort, Albon punya cara sederhana untuk memulihkan diri. "Kemarin kami benar-benar tidak melakukan apa-apa. Bangun, brunch bersama Carlos, pulang, tidak ngapa-ngapain, makan malam, nonton TV, lalu tidur lebih awal. Hari ini juga sama, sangat normal: duduk di sofa, membersihkan apartemen, habis itu belanja bahan makanan," ceritanya.

ADVERTISEMENT

Bahkan di akhir pekan balapan, Albon menekankan pentingnya kabur dari "melting pot" gelembung F1. Dia kadang memilih restoran yang berjarak 30 menit berkendara dari sirkuit demi mencari ketenangan, meski mengaku para penggemar selalu menghormati privasinya. "Tidak menyenangkan terjebak di kamar hotel sepanjang hari. Meski introvert, saya tetap butuh keluar, jalan-jalan, atau sekadar ngopi," pungkasnya.

Pengakuan ini menyoroti sisi lain dari Williams dan F1 modern, di mana performa di lintasan tidak lepas dari tekanan di luar itu. Musim 2025 memang menjadi ujian mental bagi banyak pembalap, dan Albon termasuk yang paling vokal menyuarakannya.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU