Fermin Aldeguer akhirnya tahu ke mana arah kariernya di MotoGP. Pembalap asal Murcia itu resmi dikonfirmasi sebagai bagian dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team mulai 2027, meninggalkan Gresini setelah musim 2026 usai. Keputusan ini sekaligus memperpanjang ikatan Aldeguer dengan Ducati, kali ini di bawah naungan tim milik Valentino Rossi.
Kabar ini memang sudah lama berhembus di paddock, dan kini akhirnya resmi. Aldeguer akan tetap memakai motor Ducati, tetapi pindah ke salah satu proyek satelit paling bergengsi di MotoGP. Kesepakatan ini juga sejalan dengan perpanjangan kerja sama Ducati dan VR46 yang akan bertahan setidaknya hingga akhir 2029 sebagai tim Factory Supported.
“Saya sangat senang mengambil langkah ini dalam karier MotoGP saya bersama Pertamina Enduro VR46 Racing Team. Menandatangani kontrak dengan tim Valentino sungguh luar biasa. Dia selalu menjadi salah satu idola saya dan referensi bagi saya. Saya percaya kehadirannya di dalam tim bisa membantu saya berkembang sebagai pembalap berkat saran-sarannya yang berharga,” ujar Aldeguer dalam pernyataan resmi.

Ia juga menyoroti tantangan regulasi baru 2027. “VR46 Racing Team adalah Ducati Factory Supported Team, tim yang sangat profesional, dan saya sangat bahagia bisa berkompetisi dengan mereka. Dengan regulasi baru 2027, tujuan saya adalah beradaptasi dengan ban baru dan juga motor baru. Memiliki Ducati resmi akan sangat membantu perkembangan selama musim berjalan,” tambahnya.
Aldeguer menegaskan targetnya untuk musim debut bersama VR46. “Ini akan menjadi tahun di mana kami mencari konsistensi, tidak membuat kesalahan, dan menghabiskan waktu sebanyak mungkin di atas motor untuk mengumpulkan informasi. Saya yakin kami akan bekerja sangat baik dengan seluruh tim dan para insinyur Ducati. Kami bisa melakukan pekerjaan hebat dan bercita-cita untuk selalu berada di posisi lima besar,” jelasnya.
Perjalanan Aldeguer di MotoGP dimulai pada 2025 bersama Gresini setelah sukses di Moto2. Musim pertamanya langsung membuktikan bakatnya: ia dinobatkan sebagai Rookie of the Year dan meraih kemenangan pertamanya di Grand Prix Indonesia. Kemenangan itu juga membuatnya menjadi pembalap termuda kedua yang menang di kelas utama, hanya di belakang Marc Marquez.
Dengan kepindahan ini, Aldeguer akan menghadapi musim ketiganya di MotoGP dengan perubahan besar, tetapi tetap bersama pabrikan yang sama. Ducati jelas masih percaya pada salah satu prospek terbaiknya, dan memberi Aldeguer proyek kompetitif di VR46. Pertanyaannya sekarang: bisakah ia memenuhi ekspektasi tinggi di tim legendaris itu?



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!