MotoGP, Sportrik Media - Valentino Rossi akhirnya menuntaskan momen yang lama dinantikan dengan menjajal langsung Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, lintasan MotoGP Indonesia yang baru masuk kalender kejuaraan dunia setelah ia resmi pensiun dari MotoGP pada akhir musim 2021.
Rossi mengakhiri karier balap grand prix-nya hanya beberapa bulan sebelum Mandalika menggelar debut MotoGP pada 2022, membuat Indonesia kehilangan kesempatan menyaksikan sang legenda tampil di sirkuit barunya. Sejak saat itu, harapan untuk melihat Rossi mengaspal di Mandalika tetap hidup, baik dari penggemar maupun pengelola sirkuit.
Harapan tersebut akhirnya terwujud ketika juara dunia sembilan kali itu turun ke lintasan Mandalika dalam sesi latihan pramusim bersama para pembalap VR46 Riders Academy, sebagai bagian dari program persiapan menuju tes resmi MotoGP di Sepang.
Momen yang Lama Ditunggu
Saat Mandalika pertama kali masuk kalender MotoGP, absennya Rossi terasa signifikan. Bahkan, pihak pengelola sirkuit kala itu secara terbuka menyampaikan kekecewaan karena Rossi memutuskan pensiun tepat sebelum Indonesia kembali menggelar grand prix MotoGP.
Keinginan tersebut kini terbayar. Meski tidak lagi berstatus pembalap MotoGP aktif, Rossi akhirnya merasakan langsung karakter lintasan Mandalika dengan menunggangi Yamaha R1, bergabung dengan para pembalap akademinya dalam sesi latihan tertutup yang diselenggarakan oleh sponsor utama tim VR46, Pertamina.
Rossi: Mandalika “Fun, Cepat, dan Mengalir”
Usai turun ke lintasan, Rossi memberikan penilaian positif terhadap sirkuit yang terletak di Lombok tersebut. Ia menyoroti karakter layout serta kualitas aspal sebagai keunggulan utama Mandalika.
“Sirkuit Mandalika sangat bagus. Saya sangat menyukainya karena layout-nya sangat menyenangkan, cepat, dan mengalir,” ujar Rossi.
“Aspalnya juga sangat bagus, grip-nya tinggi dan tidak bergelombang.”
Komentar tersebut menjadi validasi penting bagi Mandalika, mengingat penilaian datang langsung dari salah satu pembalap paling berpengalaman dalam sejarah MotoGP. Rossi dikenal memiliki sensitivitas tinggi terhadap karakter sirkuit dan permukaan lintasan, menjadikan evaluasinya bernilai teknis sekaligus simbolis.
Bersama Para Pembalap VR46
Rossi tidak sendiri saat menjalani debutnya di Mandalika. Sejumlah pembalap papan atas yang merupakan lulusan VR46 Academy turut hadir dan turun ke lintasan. Nama-nama seperti Francesco Bagnaia, Marco Bezzecchi, Luca Marini, dan Franco Morbidelli mengikuti sesi latihan ini sebagai bagian dari persiapan menuju musim MotoGP berikutnya.
Latihan di Mandalika menjadi fase transisi penting setelah periode musim dingin, membantu para pembalap mengembalikan ritme balap di lintasan aspal sekaligus beradaptasi dengan kondisi panas dan kelembapan yang juga akan mereka hadapi di Sepang.
Dari Sentul ke Mandalika
Meski baru pertama kali menjajal Mandalika, Indonesia bukan wilayah asing bagi Rossi. Ia pernah meraih kemenangan pada Grand Prix Indonesia kelas 125cc 1997 di Sirkuit Sentul, sebuah pencapaian yang menjadi bagian awal perjalanan panjangnya menuju status legenda MotoGP.
Kembali mengaspal di Indonesia, meski dalam konteks latihan, menjadi penghubung simbolis antara masa lalu dan masa kini Rossi dengan dunia balap di Tanah Air.
Harapan untuk Pembalap Indonesia
Di luar aspek teknis, Rossi juga menekankan potensi Mandalika dalam pengembangan pembalap muda Indonesia. Menurutnya, keberadaan sirkuit MotoGP membuka peluang besar bagi generasi berikutnya untuk bermimpi lebih jauh.
“Ada banyak pembalap muda Indonesia yang bermimpi ke MotoGP,” kata Rossi.
“Mereka harus mencoba memberikan yang terbaik karena sekarang mereka punya sirkuit MotoGP untuk berkembang.”
“Semua orang ingin melihat pembalap Indonesia berada di level tertinggi, dan saya pikir sekarang adalah waktu yang tepat.”
Pernyataan tersebut memperkuat narasi Mandalika bukan sekadar sebagai tuan rumah balapan, tetapi sebagai infrastruktur strategis dalam ekosistem pengembangan MotoGP di Asia.
Menuju Sepang
Usai agenda di Mandalika, Rossi dan rombongan VR46 Riders Academy dijadwalkan bertolak ke Malaysia untuk mengikuti tes resmi MotoGP di Sepang. Meski tidak lagi turun sebagai pembalap kompetitif, keterlibatan langsung Rossi dalam fase persiapan ini menunjukkan perannya tetap sentral dalam membentuk generasi pembalap MotoGP masa kini.
Dengan akhirnya menjajal Mandalika dan memberikan penilaian positif, Rossi telah melengkapi satu bab yang sempat tertunda dalam hubungannya dengan MotoGP Indonesia—sebuah momen simbolis yang menghubungkan legenda, sirkuit, dan masa depan balap Tanah Air.



Discussion (0)
Please login to join the discussion.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!