Legenda balap Formula 1 Emerson Fittipaldi secara tegas menyamakan prinsipal tim Scuderia Ferrari saat ini, Fred Vasseur, dengan sosok legendaris Jean Todt, sekaligus melontarkan kritik tajam terhadap klaim Christian Horner yang sempat menyebut kursi panas Maranello sebagai sebuah impian karier.
Perbincangan hangat di paddock Formula 1 bermula ketika Horner sempat melontarkan pernyataan mengejutkan beberapa pekan lalu mengenai ketertarikannya memimpin skuad Kuda Jingkrak demi kembali meramaikan persaingan grid premier. Kendati belakangan ia meralat ucapannya dengan dalih konteks kalimat yang diputarbalikkan, respons publik dan kalangan mantan pebalap justru menunjukkan sedikit sekali dukungan bagi figur asal Inggris tersebut untuk mengambil alih komando di Maranello.
Dalam wawancara eksklusif bersama The Sun, Fittipaldi menilai bahwa manuver untuk mengganti Vasseur merupakan tindakan yang tidak masuk akal. Mantan juara dunia F1 ganda tersebut memiliki pengalaman profesional langsung dengan Vasseur di masa lalu, yakni ketika mengelola A1 Team Brazil di mana Vasseur bertindak sebagai pemimpin teknis yang sangat diandalkan dalam operasional balap.

Fittipaldi mengungkapkan bahwa Vasseur adalah sosok yang luar biasa untuk diajak bekerja sama, memiliki karakter kepemimpinan yang kuat, bermental pembalap sejati, serta ketegasan yang mengingatkannya langsung pada era kejayaan Jean Todt. Sebagai catatan sejarah, Todt merupakan arsitek utama di balik kedigdayaan Ferrari bersama Michael Schumacher tatkala menyapu bersih gelar juara dunia secara beruntun dari musim 2000 hingga 2004 silam.
Di sisi lain, keraguan terhadap kapasitas manajerial Horner turut disuarakan oleh mantan kepala operasional Red Bull Racing, Richard Hopkins. Berdasarkan pengalamannya hijrah dari McLaren ke Milton Keynes pada rentang tahun 2013 hingga 2015, Hopkins menegaskan bahwa daya tarik utama tim juara dunia kala itu berpijak pada keberadaan maestro aerodinamika Adrian Newey yang menjadi magnet kuat bagi para insinyur top dunia.
Hopkins meragukan apakah Horner memiliki daya pikat magnetis serupa jika seandainya benar-benar mendarat di markas Ferrari untuk memimpin proyek ambisius mereka di kejuaraan dunia Formula 1 modern.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!