SPONSORED

Max Verstappen Wanti-wanti Trek COTA 2026 Terlalu Bergelombang

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Max Verstappen Wanti-wanti Trek COTA 2026 Terlalu Bergelombang
TO NEWS OVERVIEW
Max Verstappen Wanti-wanti Trek COTA 2026 Terlalu Bergelombang

Jelang akhir pekan Formula 1 GP Amerika Serikat 2026, juara dunia empat kali Max Verstappen melontarkan peringatan keras mengenai kondisi permukaan lintasan di Circuit of the Americas yang dinilainya sangat ekstrem. Pembalap andalan Red Bull Racing tersebut bahkan berseloroh bahwa ia mungkin harus memesan tulang belakang baru selepas balapan karena tingkat guncangan yang luar biasa tinggi.

Max Verstappen Red Bull Racing
Max Verstappen, Red Bull Racing. Photo by: Alastair Staley / LAT Images via Getty Images

Verstappen datang ke Austin dengan membawa momentum positif setelah merengkuh kemenangan beruntun di beberapa seri sebelumnya. Meski demikian, pembalap asal Belanda ini memilih meredam ekspektasi tinggi publik dan memilih untuk, 'menjalaninya balapan demi balapan'. Karakteristik sirkuit di Austin diyakininya menuntut pendekatan teknis yang sepenuhnya berbeda dari seri-seri sebelumnya, terutama dalam hal meredam efek pantulan mobil akibat permukaan aspal yang tidak rata.

Kekhawatiran pembalap bernomor lambung satu ini bukan tanpa alasan. Ia sempat mengamati langsung bagaimana mobil-mobil ajang World Endurance Championship (WEC) kesulitan menaklukkan kontur lintasan COTA pada kunjungan sebelumnya. Dari pantauan tersebut, ia menyimpulkan bahwa tantangan redaman suspensi musim ini akan menjadi faktor penentu krusial bagi seluruh tim papan atas yang berlomba mencari set-up aerodinamika optimal.

Terkuak! George Russell Simpan Beban Berat di Balik Kemenangan GP Singapura 2025
Baca JugaTerkuak! George Russell Simpan Beban Berat di Balik Kemenangan GP Singapura 2025

'Dari apa yang saya lihat di WEC, jalurnya sangat bergelombang. Ya Tuhan, saya mungkin harus memesan tulang belakang baru setelah akhir pekan atau menjadi seperti Robocop. Gila,' ujar Verstappen menggambarkan tingkat keparahan trek tersebut. Ia menegaskan bahwa tantangan fisik bagi para pembalap bakal berlipat ganda, memaksa para insinyur memutar otak untuk menemukan keseimbangan mekanis yang tepat.

ADVERTISEMENT

Komplikasi teknis tidak berhenti di Austin semata, sebab rangkaian balapan berikutnya langsung menyuguhkan ujian berat di Mexico City dengan tantangan sirkuit dataran tinggi. Kondisi udara tipis menuntut manajemen pendinginan mesin yang ekstrem demi menjaga reliabilitas power unit. Dengan sisa enam ronde menuju penghujung musim 2026, perburuan posisi di klasemen kejuaraan dunia semakin memanas di mana Verstappen yang kini berada di peringkat keempat terus menempel ketat posisi Lewis Hamilton dan rival-rivalnya dalam perebutan tahta.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU