Elfyn Evans tidak mau terpengaruh oleh batalnya Rally Saudi Arabia dari kalender WRC. Pemimpin klasemen World Rally Championship itu menegaskan bahwa hilangnya putaran final tidak akan mengubah pendekatannya menuju Rally Italia Sardegna bulan depan. "Saya benar-benar tidak berpikir berita ini akan mengubah banyak hal," ujarnya kepada DirtFish. "Tidak harus menyapu jalan di Saudi mungkin menguntungkan, tapi itu tetap tergantung apa yang terjadi di Sardinia. Berita hari ini tidak mengubah banyak bagi saya."
Evans kini bersiap untuk apa yang kini menjadi laga penutup musim di Alghero, dengan keunggulan 17 poin atas rekan setimnya di Toyota, Sami Pajari, sementara Oliver Solberg tertinggal empat poin lagi. Salah satu dari ketiganya akan dinobatkan sebagai juara dunia untuk pertama kalinya di Sardinia. Menuju putaran ke-13, Evans tahu bahwa kemenangan ketiganya musim ini akan cukup untuk mengangkat gelar dunia pertamanya.
Meski demikian, Evans menolak berpuas diri. Ia mengingat pengalaman pahit di Arab Saudi tahun lalu, di mana ia dan Sebastien Ogier sempat bersaing ketat, namun sebuah kebocoran ban membuatnya tertinggal. "Sulit. Kecuali sudah jelas di pertengahan balapan bahwa sesuatu terjadi pada dua pembalap lain, Anda tidak bisa sepenuhnya percaya diri dengan posisi Anda. Dengan begitu banyak poin tersedia pada hari Minggu, semuanya bisa berubah," tambahnya.

Ditanya apakah ia lebih suka menjadi yang diburu daripada pemburu, Evans menjawab, "Saya tetap harus tampil solid dan mereka juga. Mereka harus bergantung pada kesalahan saya atau menang untuk memperkecil jarak. Tapi di sisi lain, mereka tidak punya apa-apa untuk hilang."
Faktor cuaca bisa memainkan peran besar di Sardinia. Untuk pertama kalinya sejak 2020, reli ini digelar pada Oktober, meningkatkan peluang hujan dan mengurangi potensi suhu tinggi. Kondisi ini bisa menguntungkan penggunaan ban soft compound Hankook Dynapro yang lebih disukai para pembalap. "Hujan akan mengurangi efek pembersihan jalan dan tentu saja itu lebih baik bagi yang start pertama," jelas Evans.
Dalam hal performa di pulau Italia tersebut, tidak ada dari ketiga protagonis juara yang pernah menang. Namun Evans memiliki konsistensi, dengan finis keempat dalam enam dari sembilan start terakhirnya di sana. Sementara itu, keputusan untuk mencoret Rally Saudi Arabia dari kalender WRC 2026 diumumkan pada Kamis lalu. Dalam pernyataan bersama, FIA dan WRC Promoter menyebut 'ketidakpastian yang berkelanjutan di kawasan' sebagai alasan hilangnya ajang di Jeddah tersebut.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!