WRC, Sportrik Media - Elfyn Evans terpaksa mengakhiri reli lebih awal saat memperebutkan posisi kedua di Safari Rally Kenya 2026 setelah mengalami kerusakan pada mobil Toyota Gazoo Racing GR Yaris Rally1 miliknya. Insiden tersebut terjadi pada etape Sleeping Warrior dalam rangkaian Sabtu pagi yang penuh drama.
Pembalap asal Wales itu menghentikan mobilnya sekitar lima kilometer setelah start stage terakhir dalam loop pagi. Bagian kanan belakang mobil mengalami kerusakan serius hingga roda terseret, memaksanya mundur dari reli. Hasil tersebut menandai retire pertama Evans di Kejuaraan Reli Dunia sejak Acropolis Rally dua tahun lalu.
Evans memulai SS12 dengan selisih 22 detik dari pemimpin reli, Oliver Solberg. Dengan kegagalan tersebut, Evans kini harus memanfaatkan sistem restart untuk kembali pada Super Sunday, yang menawarkan poin tambahan bagi pembalap tercepat pada etape terakhir reli.

Drama juga dialami Solberg yang kehilangan lebih dari satu menit pada stage berikutnya setelah kehabisan cairan washer. Tanpa visibilitas optimal akibat lumpur yang menutupi kaca depan, pembalap Swedia itu harus menurunkan kecepatan saat melewati lintasan. Kondisi ini dimanfaatkan oleh rekan setimnya di Toyota, Sébastien Ogier, yang mencatat waktu tercepat.
Ogier sendiri sempat mengalami puncture pada stage pembuka hari itu yang membuatnya turun hingga posisi kelima. Namun pembalap Prancis tersebut bangkit dengan dua kemenangan stage beruntun dan tiba di service siang hari dengan jarak 42 detik di belakang Solberg.
“Not good. Ogier took a minute. What can I do? I have no spare tires left and I can’t see anything,” ujar Solberg.
“I tried to be smart and Ogier is pushing I guess to take advantage. This didn’t help.”
Sementara itu, Takamoto Katsuta naik ke posisi ketiga setelah Sami Pajari mengalami dua puncture di sisi kanan mobilnya. Insiden tersebut memaksa Pajari turun ke posisi ketujuh, membuka peluang bagi pembalap Hyundai Motorsport untuk naik ke klasemen sementara.
Keluar dari SS12, Thierry Neuville, Adrien Fourmaux, dan Esapekka Lappi menempati posisi keempat hingga keenam. Neuville dan Fourmaux sempat mengalami masalah overheating sehingga harus berhenti di jalan penghubung untuk menambah air pada mobil i20 mereka sebelum kembali ke service di Naivasha.
Pada kategori WRC2, Robert Virves tetap memimpin klasemen sementara dengan keunggulan 17,2 detik atas Gus Greensmith. Dengan beberapa stage tersisa, Safari Rally Kenya kembali menunjukkan reputasinya sebagai salah satu reli paling menantang dalam kalender Kejuaraan Reli Dunia.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!