Jurnalis senior Formula 1, Edd Straw, baru saja merilis ranking pembalap untuk Grand Prix Spanyol 2026 yang digelar di sirkuit Madring. Balapan perdana di trek tersebut memang bukan yang paling mendebarkan, tetapi akhir pekan secara keseluruhan benar-benar menguji para pembalap. Dari pole position yang mengejutkan hingga strategi pit stop yang menentukan, berikut adalah mereka yang tampil cemerlang dan yang harus gigit jari.
Pembalap McLaren, Lando Norris, tampil impresif dengan meraih pole position di kualifikasi, meski timnya yakin bahwa mobil mereka bukan yang tercepat. Norris memanfaatkan momen tersebut dan memimpin balapan sejak awal. Namun, keberuntungan belum berpihak padanya. Virtual safety car yang keluar tepat setelah ia kehilangan keunggulan membuat posisinya tergusur. Meski demikian, kecepatannya di kondisi balapan sangat luar biasa, dan tanpa insiden tersebut, kemenangan mungkin sudah di genggamannya.
Di sisi lain, Pierre Gasly dari Alpine menunjukkan performa terbaiknya sepanjang akhir pekan. Start dari posisi kesembilan, ia sukses finis ketujuh setelah melewati sesi kualifikasi yang menegangkan. Pada Q2, ia sempat mengalami momen berbahaya di La Monumental, tetapi bangkit dan mencetak lap yang ia sebut sebagai salah satu yang terbaik dalam kariernya. Gasly berhasil mengalahkan rekan setimnya dan mengungguli pembalap muda Arvid Lindblad di Q3. Di balapan, ia mempertahankan posisi di depan Oscar Piastri, sesuatu yang mungkin tidak banyak yang menduga.

Sementara itu, Esteban Ocon dari Haas harus puas finis di posisi ke-11 setelah start dari posisi ke-13. Ocon tampil solid di kualifikasi, tetapi jarak tiga persepuluh detik dari Gabriel Bortoleto menunjukkan bahwa mobil Haas tidak secepat Audi dalam kondisi kualifikasi. Startnya yang baik membawanya ke posisi ke-11, dan setelah Lewis Hamilton tersingkir, ia sempat berada di posisi ke-10. Sayangnya, peralatan pit stop Haas yang kurang canggih dibandingkan Audi membuatnya kehilangan posisi dari Nico Hulkenberg saat virtual safety car. Tanpa itu, ia hampir pasti meraih poin.
Edd Straw dalam analisisnya menekankan bahwa performa Norris seharusnya bisa membawa kemenangan jika bukan karena keberuntungan buruk. Sementara Gasly dinilai telah melakukan eksekusi terbaiknya sepanjang karier F1. Ocon juga mendapat pujian karena memaksimalkan potensi mobilnya, meski harus mengakui keunggulan Audi. Ranking ini memberikan gambaran jelas tentang siapa yang bersinar dan siapa yang masih harus berbenah di musim 2026.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!