SPONSORED

Dibalik Garasi DJR: Sentuhan Seniman di Balik Livery Mustang

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Dibalik Garasi DJR: Sentuhan Seniman di Balik Livery Mustang
TO NEWS OVERVIEW
The fan-chosen R4DL4D3 PPQ plate on the Shell V-Power Mustang at the 2025 season finale

Ketika lampu padam dan Shell V-Power Racing Team melesat di lintasan, mata para penggemar tentu tertuju pada livery merah-putih-kuning yang ikonik dari Ford Mustang mereka. Tapi pernahkah Anda bertanya, siapa di balik tampilan garang yang membuat mobil balap itu terlihat secepat lajunya? Episode perdana dari seri dokumenter 'Behind the Scenes' bersama PPQ membawa kita masuk ke dalam bengkel Dick Johnson Racing untuk berkenalan dengan Scotty Ruddock, sang ahli signwriter yang bertugas menyempurnakan penampilan mobil-mobil balap tersebut.

Ruddock bukan sekadar orang yang menempel stiker. Pekerjaannya adalah seni: ia menyempurnakan livery, menempatkan logo sponsor, serta memproduksi dan memasang grafis di mobil, papan pit, merchandise, hingga transporter. Jika Anda bisa melihatnya, maka itu pasti melewati tangan Scotty. Di setiap seri balapan, ia memastikan mobil-mobil tampil mulus tanpa cela dan mengajak penggemar berkeliling garasi Shell V-Power Racing Team.

Livery Mustang milik DJR memang sudah menjadi identitas yang melekat. Sementara banyak tim lain berganti penampilan total di awal musim, DJR justru dikenal mempertahankan ciri khasnya dengan perubahan yang halus dan bertahap. Kemitraan dengan PPQ memberi mereka ruang untuk berkreasi sepanjang musim, salah satunya melalui pelat nomor pribadi yang menjadi bagian dari kepribadian tim, mulai dari 'CH4MP' saat Bathurst hingga 'R4DL4D3' pilihan penggemar di seri pamungkas 2025 yang memberi tim julukan 'Licence to Create'.

Camaro Berpotensi Dapat Penyesuaian Paritas Jelang The Bend 500
Baca JugaCamaro Berpotensi Dapat Penyesuaian Paritas Jelang The Bend 500

Sentuhan personal juga terasa saat Todd Hazelwood menggantikan Brodie Kostecki yang tengah berjuang melawan virus menjelang Darwin Triple Crown pada Juni 2026. DJR memberikan penghormatan kecil kepada Hazelwood melalui detail livery yang mungkin luput dari pandangan mata, namun menunjukkan perhatian tim terhadap setiap momen.

ADVERTISEMENT

Namun, keindahan bukanlah satu-satunya hal yang penting. Ketika mobil kembali ke bengkel, semuanya dibongkar total. Panel yang rusak dan grafis yang aus diganti, sementara para mekanik dan insinyur sibuk merawat serta memperbaiki Supercar. Butuh lebih dari 50 orang dengan ratusan jam kerja untuk menyulap mobil kembali ke kondisi prima. Scotty pun punya filosofi yang sederhana: "Mereka di sini untuk membuat mobil melaju kencang; saya di sini untuk membuat mobil terlihat kencang."

Episode ini menyoroti kreativitas, keahlian, dan kerja sama tim yang dibutuhkan untuk menjaga salah satu tim paling dikenal di Supercars tetap siap balapan. PPQ adalah mitra berbayar dari Speedcafe.com, dan tonton Episode 1 di bawah ini.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU