David Coulthard tak bisa menyembunyikan kekagumannya. Mantan pembalap F1 itu menilai luar biasa bahwa Lewis Hamilton masih menyimpan hasrat membara untuk bersaing di Formula 1, bahkan setelah menorehkan segudang prestasi.
Hamilton memang bukan pembalap sembarangan. Ia adalah yang paling sukses dalam sejarah F1, dengan koleksi kemenangan, podium, dan pole position terbanyak. Tujuh gelar juara dunia ia raih bersama Mercedes, menyamai rekor Michael Schumacher. Kini, bersama Ferrari, ia tengah memburu gelar kedelapan yang akan memecahkan rekor.
Musim lalu bersama tim Italia itu memang penuh tantangan. Namun, 2026 menjadi periode yang lebih baik bagi pria berusia 41 tahun tersebut. Performa Hamilton musim ini meninggalkan kesan mendalam bagi Coulthard.

"Saya merasa sungguh luar biasa bahwa setelah bertahun-tahun dan semua kesuksesan ini, dia masih ingin tampil," ujar Coulthard dalam podcast Up To Speed. "Penampilannya tahun ini, dia berada di depan Charles di klasemen. Kita terus berbicara bahwa data tidak berbohong. Dia lebih sering menjadi pembalap yang lebih kuat di Ferrari."
Hamilton saat ini duduk di peringkat ketiga klasemen pembalap, unggul 24 poin atas rekan setimnya, Charles Leclerc. Ia tampak lebih mampu beradaptasi dengan generasi mobil saat ini dibandingkan era ground effect sebelumnya. Coulthard pun menegaskan bahwa Hamilton tidak perlu membuktikan apa pun lagi.
"Sekarang kita tahu perubahan regulasi ini membuat mobil lebih cocok untuk beberapa pembalap, yang sejujurnya masih belum saya pahami sepenuhnya, karena tetap saja kiri-kanan dengan setir, gas, dan rem," katanya. "Tapi Lewis masih berada di level yang sangat tinggi. Bagaimana dia bisa memiliki kebutuhan itu, mengapa dia memiliki kebutuhan itu? Karena bahkan jika dia memenangkan gelar kedelapan... Saya tidak membutuhkannya menjadi juara dunia delapan atau sembilan kali untuk mengatakan, 'pria ini ada di belakang kemudi'. Dia sudah pantas mendapatkannya. Dia akan menjalani itu seumur hidupnya."
Bagi Coulthard, yang juga pernah merasakan kerasnya persaingan F1, semangat Hamilton adalah fenomena langka. Di usia yang tak lagi muda, hasrat untuk terus melaju di lintasan balap menjadi bukti dedikasi dan kecintaannya pada olahraga ini. Ferrari pun diuntungkan dengan kehadiran sosok sepertinya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!