Christian Horner kembali terlihat di paddock Formula 1 untuk pertama kalinya sejak keluar dari Red Bull pada Juli tahun lalu.
Kehadiran Horner terjadi di Silverstone, lokasi balapan terakhirnya saat masih memimpin Red Bull. Ia tiba di sirkuit sekitar tiga jam sebelum start British Grand Prix, menandai kemunculan publik pertamanya kembali di lingkungan paddock F1.
Horner sebelumnya memimpin Red Bull selama 20 tahun sebelum berpisah dari skuad tersebut beberapa hari setelah British Grand Prix 2025. Kesepakatan keluarnya kemudian diselesaikan secara resmi pada September tahun lalu setelah negosiasi paket pemutusan kerja.

Setelah itu, Horner menjalani periode gardening leave. Masa tersebut kini telah berakhir, sehingga ia secara prinsip kembali bebas menerima peran di F1 apabila ada posisi yang ditawarkan kepadanya.
Dalam kunjungannya ke Silverstone, Horner pertama kali menuju motorhome F1 sebelum kemudian bergerak ke area FIA. Kehadiran tersebut menjadi perhatian karena ia belum terlihat di paddock F1 sejak meninggalkan tim yang berbasis di Milton Keynes.
Meski belum memiliki posisi permanen baru, Horner tetap menjadi salah satu figur manajemen paling berpengaruh dalam sejarah modern F1. Selama periodenya di Red Bull, tim tersebut menikmati era sukses besar bersama Sebastian Vettel dan Max Verstappen.
Kembalinya Horner ke paddock tidak langsung berarti ia telah mendapatkan jabatan baru, tetapi menegaskan bahwa fase pembatasan pasca-Red Bull telah selesai. Perhatian berikutnya akan tertuju pada apakah kehadirannya di Silverstone menjadi awal dari keterlibatan baru dalam struktur F1.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!