SPONSORED

Charles Leclerc Pulihkan Rasa Ferrari di F1 Inggris 2026

Notifikasi
Luki Hidayatudin
Luki Hidayatudin
0
Charles Leclerc Pulihkan Rasa Ferrari di F1 Inggris 2026 TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Charles Leclerc menilai sensasi mobilnya kembali ke level yang dibutuhkan setelah memenangi F1 Inggris 2026 di Silverstone, kemenangan pertamanya sejak Grand Prix Amerika Serikat 2024.

Pembalap Ferrari itu merebut kemenangan dalam balapan 52 lap setelah start kuat dan mengambil alih pimpinan dari pole-sitter Kimi Antonelli. Leclerc kemudian membangun jarak, terlebih dahulu dari Lewis Hamilton, lalu dari Antonelli, sebelum kehilangan posisi terdepan sementara saat menjalani satu-satunya pit stop.

Leclerc kembali memimpin ketika Antonelli masuk pit, tetapi tekanan belum sepenuhnya selesai. Pembalap Mercedes itu mulai memangkas jarak dengan ban yang 10 lap lebih baru, sebelum masalah mobil membuat lajunya menurun dan membuka ruang bagi Leclerc untuk mengontrol balapan hingga fase akhir.

George Russell Selamatkan Podium F1 Inggris 2026
Baca JugaGeorge Russell Selamatkan Podium F1 Inggris 2026

"Rasanya luar biasa. Sayangnya akhir balapan mungkin bukan seperti yang saya impikan, tetapi bisa menang setelah beberapa akhir pekan terakhir yang sangat sulit, setelah semua kerja yang kami lakukan untuk mencoba mendapatkan kembali rasa pada mobil, itu sangat berarti," kata Leclerc.

ADVERTISEMENT

"Saya merasa telah menemukan sesuatu kemarin antara Sprint dan Kualifikasi, tetapi saya harus mengonfirmasinya hari ini. Dan hari ini, rasanya kembali ke tempat yang seharusnya. Saya sangat luar biasa bahagia."

Kemenangan ini datang setelah periode sulit Leclerc pada musim 2026. Sebelum Silverstone, ia belum kembali ke podium sejak Jepang pada Maret, mengalami crash di Monaco dan Barcelona, serta berada dalam tekanan performa dari Hamilton dalam beberapa akhir pekan sebelumnya.

Leclerc juga mengakui bahwa duel dengan Antonelli berpotensi menjadi ancaman besar jika balapan kembali berlangsung dalam kondisi green flag. Safety car pada akhir balapan membuat suhu ban turun drastis, sementara prosedur backmarker membuat kecepatan di belakang safety car sangat rendah.

ADVERTISEMENT

"Dengan Kimi, itu akan sangat ketat. Dia sangat cepat ketika mendekati saya, jadi akan sangat sulit untuk mempertahankan posisi pertama," ujar Leclerc.

"Lalu saya mendengar dia mengalami masalah, jadi saya berpikir, ‘baik, saya punya jarak yang cukup besar, ini seharusnya langsung’. Tetapi kemudian ada Safety Car di akhir, dan entah karena alasan apa, saya pikir beberapa backmarker harus melewati kami, jadi saya menjalani seluruh Safety Car di 100, 120 kpj."

"Ban saya benar-benar dingin. Jadi saya ragu menghadapi restart. Itu tidak bagus untuk para penggemar yang hadir di trek, tetapi di dalam helm saya senang tidak ada restart untuk mempertahankan kemenangan itu. Rasanya sangat bagus."

ADVERTISEMENT

Hasil ini memberi Leclerc momentum penting setelah fase musim yang sulit dan memperkuat posisi Ferrari dalam pertarungan kompetitif melawan Mercedes. Dengan rasa mobil yang kembali, kemenangan Silverstone menjadi dasar evaluasi penting bagi Leclerc menuju seri berikutnya.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU