Charles Leclerc mendapat peringatan bahwa tiga grand prix berikutnya akan menjadi periode penting untuk mempertahankan momentum di dalam Ferrari, setelah performanya mulai tertinggal dari rekan setimnya, Lewis Hamilton.
Menurut mantan pembalap Formula 1 Karun Chandhok, Leclerc menjalani beberapa akhir pekan yang mengecewakan. Hamilton justru berhasil meraih kemenangan pertamanya bersama Ferrari di Barcelona, sementara Leclerc mengalami kecelakaan pada dua akhir pekan balapan terakhir.
"Monako merupakan akhir pekan yang sangat mengecewakan baginya."

"Dia berada di level yang sama dengan Lewis, tetapi kemudian mengeluhkan masalah rem sepanjang akhir pekan, mengalami kecelakaan, lalu kembali mengalami kecelakaan saat kualifikasi di Barcelona, yang sekali lagi merupakan kesalahannya sendiri."
Chandhok juga menilai kesalahan Leclerc di Tikungan 4 Barcelona terjadi setelah mengambil garis yang lebih sempit dibanding putaran sebelumnya, membuat mobil masuk ke bagian lintasan yang berdebu sebelum kehilangan kendali. Meski demikian, ia menegaskan Leclerc tetap memiliki kecepatan untuk bersaing di depan.
Saat ini Hamilton unggul 40 poin atas Leclerc di klasemen pembalap dan dinilai menjadi ancaman terbesar setelah kemenangan di Barcelona. Chandhok menilai tiga balapan berikutnya menuju jeda musim panas akan sangat menentukan agar Leclerc tidak kehilangan posisi dalam dinamika internal Ferrari.
"Di sinilah Charles harus mulai mengendalikan musimnya sendiri dengan lebih baik."
"Kini kami memasuki fase menuju jeda musim panas. Akhir pekan depan kami akan berada di Silverstone untuk Grand Prix Inggris, kemudian Spa. Tiga akhir pekan ini sangat krusial bagi Charles agar tidak kehilangan momentum di dalam tim."



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!