Formula E, Sportrik Media - Jeff Dodds, CEO Formula E, menawarkan Max Verstappen kesempatan menguji mobil Gen4 “di mana saja” setelah komentar pembalap Red Bull itu di Bahrain yang menyebut mobil F1 2026 seperti “Formula E dengan tenaga berlebih”.
Dalam uji coba pramusim di Bahrain, Verstappen mengkritik karakter regulasi F1 2026 yang sangat bergantung pada manajemen energi. Distribusi tenaga 50-50 antara mesin pembakaran dan sistem listrik memaksa pembalap melakukan lift and coast bahkan pada putaran dorong, sesuatu yang sebelumnya jarang terjadi di F1. Kritik serupa juga disampaikan oleh Lewis Hamilton dan Fernando Alonso, yang menilai pendekatan baru tersebut mengubah karakter balap.
Alih-alih melihat perbandingan itu sebagai kritik terhadap Formula E, Dodds menilai Verstappen sekadar mengekspresikan preferensi gaya balap yang agresif dan berbasis limit penuh.
“Apa yang saya dengar dari Max adalah bahwa dia ingin masuk ke mobil dan mengemudikannya di batas maksimal, dan regulasi ini tidak memungkinkannya melakukan itu. Ia dipaksa mengemudi dengan cara berbeda dan tidak menikmatinya,” ujar Dodds.
Menurut Dodds, perkembangan teknologi Formula E justru bergerak ke arah peningkatan performa signifikan melalui generasi mobil berikutnya. Ia menyebut Gen4 sebagai lompatan besar dalam sisi kecepatan dan efisiensi sistem powertrain.
“Ke depan, dengan Gen4 dan Gen5, teknologi powertrain akan membuat mobil semakin cepat dan gaya balap semakin terbuka seperti yang ia sukai. Secara fisika, jika Anda menambah bobot pada mobil F1 dengan elektrifikasi lebih besar, mobil itu tidak akan semakin cepat.”
Formula E sendiri akan memperkenalkan mobil Gen4 pada akhir tahun ini. Mobil tersebut telah menjalani pengujian privat oleh FIA dan para pabrikan, dan diproyeksikan memiliki performa setara atau bahkan melampaui mobil Formula 2 saat ini dalam beberapa konfigurasi sirkuit.
Dodds secara terbuka mengundang Verstappen untuk mencoba Gen4 tanpa tekanan publik.
“Pesan saya untuk Max sederhana. Saya rasa dia punya pandangan tentang apa itu Formula E di masa lalu. Akan menarik mendengar pendapatnya tentang ke mana arah Formula E sekarang.”
Ia menegaskan bahwa tawaran tersebut bersifat terbuka dan tanpa eksposur media.
“Tanpa pers, tanpa kamera televisi. Saya akan menyiapkan mobil di sirkuit mana pun di dunia yang dia pilih, dan dia bisa mengujinya seharian penuh. Satu-satunya syarat adalah di akhir sesi, dia memberi saya pandangan jujur tentang mobil itu.”
Dengan regulasi baru di kedua kejuaraan, perbandingan antara Formula 1 dan Formula E semakin relevan dalam konteks evolusi teknologi dan arah masa depan motorsport global. Uji coba potensial Verstappen di Gen4 dapat menjadi tolok ukur menarik terhadap persepsi performa dan karakter balap kedua kategori tersebut.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!