Triple Eight mengumumkan perubahan mengejutkan dalam struktur teknis tim menyusul kemenangan Will Brown di Ipswich, dengan David Cauchi kembali sebagai insinyur balap untuk mobil #888. Cauchi, yang sebelumnya bekerja di luar motorsport sejak meninggalkan Grove Racing akhir 2025, akan menggantikan Andrew Edwards yang mendapat promosi sebagai kepala performa.
Keputusan ini diumumkan setelah kemenangan Brown di Queensland Raceway, yang menjadi momen emosional bagi Will Brown dan tim. Edwards, yang telah bekerja dengan Brown sejak 2024, akan mengisi posisi yang kosong sejak Pete Ringwood naik menjadi direktur teknis pasca kepergian Jeromy Moore ke General Motors tahun lalu.
Manajer umum Triple Eight, Jamie Whincup, menegaskan bahwa perekrutan Cauchi adalah bagian dari upaya memperdalam sumber daya teknik tim. "Kami sudah lama mencari cara untuk membangun kedalaman teknik di Triple Eight, dan ketika ada kesempatan serta seseorang yang kami tahu 100 persen tepat, kami harus mengambil langkah itu," ujar Whincup.

Cauchi memiliki sejarah panjang bersama Triple Eight, pernah menjadi insinyur balap Whincup selama tujuh tahun dan membantunya meraih dua gelar juara. Kembalinya ia ke tim yang berbasis di Brisbane ini bersifat paruh waktu, dimulai dengan tes pra-Enduro Cup di Queensland Raceway pada Selasa. "Saya membuat keputusan pada pertengahan tahun lalu untuk kembali ke Brisbane dan menikmati peran penuh waktu di luar motorsport," jelas Cauchi.
Perubahan ini terjadi di tengah musim yang penuh tantangan bagi Triple Eight, termasuk insiden air restrictor yang terlalu kecil pada delapan ronde awal musim. Meski demikian, kemenangan Brown di Ipswich menjadi bukti daya saing tim, dan kini dengan pengalaman Cauchi, diharapkan performa bisa semakin meningkat menjelang Enduro Cup.
Cauchi mengakui tantangan yang dihadapinya: "Ini akan menjadi ujian berat, langsung terjun ke bagian musim Enduro Cup, tapi saya tidak sabar untuk bekerja dengan Will, serta beberapa rekan baru dan lama." Sementara itu, Edwards menyebut kemenangan di Ipswich sebagai momen yang memicu emosi yang selama ini terpendam, dan ia siap menghadapi peran barunya dengan semangat baru.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!