Formula 1, Sportrik Media - Carlos Sainz mengungkapkan dirinya berbincang panjang dengan sesama pembalap Spanyol, Fernando Alonso, mengenai situasi sulit yang tengah dihadapi tim masing-masing menjelang dimulainya musim Formula 1 2026.
Aston Martin diperkirakan memulai musim dalam posisi yang kurang kompetitif setelah pramusim yang bermasalah. Kemitraan baru antara Aston Martin dan Honda belum berjalan sesuai ekspektasi awal, dengan kendala reliabilitas membatasi jarak tempuh AMR26 selama tes di Barcelona dan Bahrain. Total lap yang diselesaikan kurang dari 400 putaran dalam sembilan hari pengujian.
Situasi tersebut dinilai sejalan dengan tantangan yang juga dialami Sainz bersama Williams. Tim asal Grove itu absen dari sesi shakedown privat di Barcelona, dan mobil FW48 disebut memulai musim dalam kondisi kelebihan bobot meski menunjukkan tanda positif di Sakhir. Sainz menyebut situasi tersebut “tidak ideal” dan cukup kompleks.

“Saya bertemu Fernando di paddock suatu hari dan kami berbicara sekitar 20 menit, saling berbagi situasi,” ujar Sainz.
“Dia berada dalam situasi yang mirip dengan saya, tidak ideal dan cukup rumit, tetapi kami sama-sama ingin melihat apa yang bisa dibawa tim masing-masing dan bagaimana kemampuan mereka bereaksi.”
Sainz menekankan bahwa faktor terpenting dalam kondisi seperti ini adalah kapasitas tim untuk merespons secara cepat dan efektif terhadap kekurangan teknis. Ia menyatakan kepuasannya tidak hanya diukur dari hasil langsung, tetapi dari kemampuan struktur teknis di bawah pimpinan James Vowles untuk memperbaiki situasi.
“Pada akhirnya, kami berdua bergantung pada kemampuan tim kami untuk bereaksi terhadap situasi sulit yang kami hadapi,” tambahnya.
Pembalap berusia 31 tahun itu juga menyampaikan harapannya agar Aston Martin dan Honda mampu memperbaiki performa dibandingkan apa yang ditunjukkan selama tes Bahrain.
“Saya mendoakan yang terbaik untuknya, dan berharap Aston Martin serta Honda bisa berkembang dari apa yang mereka tampilkan di Bahrain,” tutup Sainz.
Dengan regulasi baru 2026 yang menghadirkan tantangan teknis signifikan, kemampuan pengembangan sepanjang musim akan menjadi faktor kunci bagi tim-tim yang memulai tahun dalam posisi kurang menguntungkan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!