Keputusan Cadillac mengganti Graeme Lowdon sebagai team principal setelah baru 11 balapan di musim debutnya memang mengejutkan banyak pihak. Namun, mantan presenter F1 TV, Will Buxton, menegaskan bahwa tanpa Lowdon, tim asal Amerika tersebut mungkin tak akan pernah tampil di grid Formula 1.
Dalam podcast Up To Speed bersama David Coulthard dan Naomi Schiff, Buxton menyoroti peran krusial Lowdon dalam fase pembangunan tim. Menurutnya, pengalaman Lowdon saat membangun Manor/Marussia dari nol menjadi modal utama yang membuat Cadillac mampu berdiri kokoh di paddock.
"Saya pikir mereka membawa Graeme untuk menjadi team principal di fase pembangunan karena dia punya pengalaman dan pengetahuan dari zaman Manor/Marussia. Dia tahu apa yang dibutuhkan untuk membangun tim dari nol. Dan dia melakukannya dengan fantastis," ujar Buxton.

"Aman untuk mengatakan Cadillac tidak akan berada di grid tanpa Graeme, tanpa pengalamannya dan kerja kerasnya untuk membangun tim ini, menempatkan orang-orang yang tepat, dan membuat mereka siap balapan."
Meski demikian, Buxton juga mengakui bahwa Lowdon sendiri pernah menyadari bahwa keahliannya mungkin tidak cocok untuk jangka panjang. "Dia sendiri mengakui belum lama ini bahwa dia punya keahlian yang cukup sempit. Saya tidak tahu apakah itu diskusi dengan tim atau tidak, tapi jelas ada kesadaran dari pihaknya bahwa dia mungkin bukan opsi jangka panjang," tambahnya.
CEO Cadillac, Dan Towriss, mengonfirmasi bahwa keputusan ini bukan hasil kesepakatan bersama dan Lowdon baru diberi tahu pada pagi hari pengumuman. Buxton menilai langkah ini sebagai keputusan bisnis yang pragmatis, meski terkesan kejam.
"Bukan berarti Graeme bekerja dengan buruk, tapi mereka butuh seseorang untuk membawa tim ke tahap berikutnya. Dan kita semua tahu bagaimana perubahan arah di Formula 1 memakan waktu lama. Semakin cepat seseorang masuk, semakin baik karena punya pengaruh lebih besar untuk 2027, 2028, dan seterusnya. Tidak ada tempat untuk basa-basi jika ingin kompetitif," jelas Buxton.
Dengan pengganti Lowdon, Marcin Budkowski, yang punya latar belakang teknis kuat dari Renault dan FIA, Cadillac kini memasuki babak baru. Pertanyaannya, akankah fondasi yang ditinggalkan Lowdon cukup untuk membawa tim ini bersaing di papan tengah? Hanya waktu yang bisa menjawab.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!