SPONSORED

Bulega Yakin Gaya Balapnya Lebih Cocok untuk MotoGP

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Bulega Yakin Gaya Balapnya Lebih Cocok untuk MotoGP
TO NEWS OVERVIEW
Bulega Yakin Gaya Balapnya Lebih Cocok untuk MotoGP

Nicolo Bulega tampil perkasa di WorldSBK musim ini. Pebalap andalan Aruba Racing itu kembali meraih kemenangan di Magny-Cours, mempertegas dominasinya di kelas superbike. Namun, di balik euforia kemenangan, ia sudah melirik masa depan. Nama Bulega santer dikaitkan dengan langkahnya ke MotoGP, dan ia pun angkat bicara mengenai perbandingan gaya balapnya dengan Toprak Razgatlioglu.

Dalam wawancara dengan GPone, Bulega mengungkapkan keyakinannya bahwa gaya balapnya justru lebih adaptif untuk motor MotoGP modern yang sarat aerodinamika. “Toprak dan saya punya gaya membalap yang sangat berbeda. Tahun lalu dia sangat kuat di sektor-sektor tertentu, sementara saya unggul di area lain. Kecepatan saya di tengah tikungan lebih baik. Di MotoGP, dengan semua aerodinamika ini, Anda harus sangat cepat di tengah tikungan. Jadi, jika saya pergi ke MotoGP, saya tidak bilang itu akan mudah, tapi mungkin gaya balap saya lebih cocok untuk tipe motor seperti itu,” jelas Bulega.

Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pebalap Italia tersebut serius mengejar mimpi tampil di kelas premier. Sebelumnya, ia juga sempat menjalani tes privat dengan Ducati Desmosedici di Mugello, dan hasilnya disebut-sebut positif. Jika benar bergabung, Bulega diprediksi akan memperkuat tim satelit Ducati pada musim 2026, mengisi kursi yang saat ini diisi oleh pebalap muda berbakat.

Ai Ogura Jalani Pemeriksaan Radiologi untuk Tentukan Balapan di Misano
Baca JugaAi Ogura Jalani Pemeriksaan Radiologi untuk Tentukan Balapan di Misano

Dominasi yang Terus Berlanjut

Meski begitu, Bulega tak mau terburu-buru. Ia menegaskan bahwa persaingan di WorldSBK musim ini tidaklah mudah. “Setiap kali Iker (Lecuona) memberikan sesuatu yang ekstra, saya selalu mencoba melakukan hal yang sama. Tidak benar jika saya tidak punya rival. Ketika dia mulai mendekat dan kami mulai berduel, saya justru menikmatinya. Saya senang karena di belakangnya, saya sadar saya punya cadangan tenaga,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Bulega juga mengakui banyak belajar dari pertarungan sengitnya dengan Toprak musim lalu. “Ya, saya belajar banyak dari Toprak. Tahun lalu kami punya motor yang tidak bisa dibilang tua, tapi juga tidak sebaru sekarang. Motor ini adalah lompatan besar ke depan. Toprak sangat kuat dan saya banyak belajar darinya. Ketika melihatnya menang, itu mengingatkan saya pada beberapa duel kami tahun lalu,” kenangnya.

Soal rencana ke depan, Bulega mengonfirmasi bahwa pengumuman resmi mengenai masa depannya akan segera keluar. “Saya berharap hari-hari dan minggu-minggu ke depan akan positif untuk saya. Untuk sekarang, saya bahagia telah menang, dan saya ingin menikmati momen ini sampai Cremona,” katanya. Ia juga berencana hadir di Misano untuk menyaksikan GP Italia MotoGP, meski hanya sebentar. “Ya, saya pikir akan ke sana, mungkin hanya sehari. Saya lebih suka menonton balapan di sofa. Melakukannya dengan AC itu tidak buruk!” candanya.

Dengan dua seri tersisa, Bulega mengaku sangat termotivasi untuk tampil maksimal di Cremona, yang merupakan balapan kandangnya. “Cremona adalah balapan rumah saya. Ducati ada di sana, saya orang Italia: akan fantastis bisa menang di sana,” tutupnya. Semua mata kini tertuju pada Bulega, baik di WorldSBK maupun potensi langkahnya ke MotoGP.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU