SPONSORED

Briatore Serang Integritas Banding GP Monako di Konferensi GP Italia

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Briatore Serang Integritas Banding GP Monako di Konferensi GP Italia
TO NEWS OVERVIEW
Briatore Serang Integritas Banding GP Monako di Konferensi GP Italia

Suasana konferensi pers Grand Prix Italia berubah panas ketika Flavio Briatore, penasihat eksekutif Alpine F1, melontarkan tuduhan serius terkait proses banding hasil GP Monako. Briatore mempertanyakan independensi salah satu hakim yang memutuskan untuk mengembalikan penalti Pierre Gasly, dengan mengklaim hakim tersebut memiliki hubungan dekat dengan tim McLaren.

Kontroversi ini berakar dari keputusan FIA yang awalnya mencabut penalti Gasly setelah terbukti ada kesalahan pengukuran oleh FOM. Namun, banding yang diajukan McLaren dan Red Bull membuat hukuman itu kembali diberlakukan, sehingga Gasly kehilangan podium ketiganya dan turun ke posisi ketujuh. Alpine tentu saja kecewa, tetapi pernyataan Briatore di hadapan media jauh lebih eksplosif.

Dalam konferensi pers hari Jumat di Monza, Briatore menuduh salah satu dari empat hakim, Filippo Marchino, bertindak layaknya jaksa dan memiliki keterkaitan dengan McLaren. "Kami menerima keputusan itu, tapi yang aneh adalah ada satu hakim yang bertingkah seperti penuntut," ujarnya. "Kemudian kami menemukan alasannya. Dia punya hubungan dekat dengan McLaren. Ada foto dia memberi pidato untuk McLaren pada 2018, dan yayasannya pernah menerima mobil dari McLaren. Ini tidak adil."

Russell Puncaki FP2 GP Italia, Leclerc dan Antonelli Mengekor
Baca JugaRussell Puncaki FP2 GP Italia, Leclerc dan Antonelli Mengekor

Pernyataan itu jelas mengejutkan Andrea Stella, prinsipal McLaren, yang duduk di sebelah Briatore. Stella langsung bereaksi keras, menyebut tuduhan tersebut menghina reputasi McLaren dan menuntut Briatore bertanggung jawab atas ucapannya di forum publik. "Jika ada yang membuat tuduhan serius seperti ini, mereka harus siap menanggung konsekuensinya," tegas Stella.

ADVERTISEMENT

Insiden ini menambah ketegangan antara dua tim yang bersaing ketat di klasemen. Alpine merasa dirugikan oleh keputusan yang mereka anggap tidak konsisten, sementara McLaren menilai banding mereka adalah langkah untuk menegakkan keadilan bagi semua pembalap yang terkena penalti. Situasi ini juga menyoroti celah dalam regulasi yang memungkinkan perbedaan perlakuan.

Dengan adanya tuduhan serius ini, FIA mungkin perlu melakukan tinjauan untuk menjaga kepercayaan terhadap proses hukum mereka. Briatore, yang dikenal blak-blakan, tampaknya tidak akan tinggal diam, dan perseteruan ini bisa berlanjut di luar sirkuit. Yang jelas, GP Italia tahun ini tidak hanya menyajikan aksi di lintasan, tetapi juga drama di ruang konferensi.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU