Andrea Locatelli memasuki akhir pekan WorldSBK di Magny-Cours dengan situasi yang berbeda di garasinya. Pabrikan Yamaha memutuskan untuk mengganti crew chief di sisi pembalap Italia itu, sebuah langkah yang diharapkan oleh manajer olahraga Yamaha Motor Europe, Niccolo Canepa, mampu mengembalikan kepercayaan diri yang sempat hilang.
Musim 2025 menjadi titik balik bagi Locatelli ketika ia meraih kemenangan perdananya di WorldSBK pada Race 2 di Assen. Namun, memasuki 2026, performanya justru menurun drastis. Hingga seri terakhir sebelum Magny-Cours, Locatelli belum sekalipun naik podium. Hasil terbaiknya musim ini hanyalah posisi keenam, yang juga terjadi di Assen pada Race 1.
Perubahan ini bukan yang pertama bagi Locatelli. Sebelumnya, ia sempat berganti crew chief dari Tom O'Kane – yang kini pindah ke sisi garasi untuk menangani Xavi Vierge – ke Giulio Nava, yang datang dari tim Aruba.it Racing Ducati setelah menjadi crew chief bagi Alvaro Bautista. Namun, hasil yang kurang memuaskan membuat Yamaha kembali melakukan penataan ulang.

Kini, Locatelli akan bekerja dengan Emanuele Martielli. Canepa, dalam wawancara dengan WorldSBK world feed saat FP1 di Magny-Cours, menjelaskan bahwa Nava tidak pergi jauh. Ia justru mendapat peran yang lebih luas sebagai analis performa untuk keempat motor Yamaha di grid.
“Kami tidak bisa menyembunyikannya: performa tahun ini lebih rendah dari ekspektasi untuk Loka, jadi kami butuh sedikit reset untuk membantunya mendapatkan kembali kepercayaan diri,” ujar Canepa. “Saya pikir mengocok ulang orang-orang di dalam garasi bisa menjadi hal yang positif.”
Canepa menambahkan, “Giulio sebenarnya membantu kami dengan keempat motor sebagai analis performa. Saya pikir dengan pengalamannya dan pandangan umum tentang motor ini, dia bisa sangat membantu kami untuk mendukung keempat motor. Saya yakin ini adalah langkah yang tepat untuk membantu Loka mendapatkan kembali kepercayaan diri dan mendukung Yamaha dengan lebih baik.”
Keputusan ini menunjukkan betapa seriusnya Yamaha dalam memperbaiki performa Locatelli, yang diharapkan bisa kembali bersaing di barisan depan. Apakah perubahan ini akan langsung membuahkan hasil di sirkuit yang menuntut karakter ban kuat seperti Magny-Cours? Kita tunggu saja aksinya di lintasan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!