Marcin Budkowski resmi menjabat sebagai team principal Cadillac mulai Grand Prix Belanda akhir pekan ini, menggantikan Graeme Lowdon secara mengejutkan. Dalam wawancara perdananya, Budkowski mengungkapkan rencana untuk berdialog dengan sejumlah pihak di Zandvoort, termasuk Ferrari, mitra pemasok mesin mereka saat ini.
Keputusan mengganti Lowdon—yang berjasa membangun tim dari nol hingga masuk grid F1—memang tak terduga. Budkowski, yang sebelumnya menjadi analis TV sejak 2023 setelah hengkang dari Alpine, kini mengemban tugas pertamanya sebagai team principal di ajang balap paling bergengsi ini. Pria asal Polandia itu punya latar belakang teknik dan pengalaman panjang bersama tim-tim besar seperti Prost, Ferrari, McLaren, dan Alpine, baik sebagai pabrikan maupun tim pelanggan.
Di tengah transisi kepemimpinan ini, Budkowski langsung dihadapkan pada isu strategis: berapa lama lagi Cadillac akan bergantung pada mesin Ferrari. Ambisi tim asal Amerika itu jelas—mereka ingin memproduksi mesin sendiri di masa depan. Namun, regulasi mesin yang masih belum jelas membuat timeline tersebut sulit dipatok.

"Saya punya pengalaman bekerja dengan tim pabrikan, dan inilah yang akan menjadi tim ini dalam beberapa tahun ke depan, saat waktunya tepat dan saat kami punya kejelasan soal regulasi mesin," ujar Budkowski kepada media, termasuk RacingNews365. "Saya berharap akhir pekan ini bisa mengobrol dengan otoritas olahraga untuk mengejar ketertinggalan, karena saya sudah lama tidak terlibat diskusi ini."
Meski ada rencana jangka panjang, Budkowski menegaskan hubungan dengan Ferrari saat ini berjalan baik. "Kami senang dengan hubungan bersama Ferrari, dan power unit-nya kompetitif. Menurut saya hubungan ini berjalan baik. Jadi untuk saat ini, itu cara kami diatur, dan kami puas dengan Ferrari sebagai partner," tambahnya.
Kedatangan Budkowski di paddock Zandvoort disambut dengan rasa penasaran. Akankah ia mampu membawa Cadillac melangkah lebih jauh? Atau justru akankah perubahan ini mengganggu ritme tim yang sedang berjuang di papan bawah? Yang jelas, semua mata kini tertuju pada pria 49 tahun tersebut.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!