SPONSORED

Bezzecchi Tercepat di Aragon, tapi Waspadai Marc Marquez

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Bezzecchi Tercepat di Aragon, tapi Waspadai Marc Marquez
TO NEWS OVERVIEW
Bezzecchi Tercepat di Aragon, tapi Waspadai Marc Marquez

Marco Bezzecchi muncul sebagai pembalap tercepat pada hari Jumat di GP Aragon, mengesankan banyak pihak mengingat ia masih bergelut dengan cedera lutut. Catatan waktunya bahkan memecahkan rekor lintasan, mengungguli favorit utama akhir pekan ini, Marc Marquez, yang harus puas di posisi ketiga. Namun, pembalap Italia itu menolak terbawa euforia. Ia sadar betul bahwa Marquez belum mengeluarkan kemampuan terbaiknya, dan hari Sabtu bisa mengubah segalanya.

“Aku tidak menyangka bisa secepat ini. Hari yang baik, aku senang. Memang benar Marc melakukan time attack sendirian, jadi tetap tenang. Ini baru Jumat, tapi penting untuk memulai dengan baik. Aku sudah tampil oke pagi tadi dan kami bekerja bagus di antara sesi. Sore ini juga cukup baik. Secara gaya balap, aku masih membuat terlalu banyak kesalahan kecil yang jika digabung tidak efektif. Secara fisik, bahu sebenarnya tidak terlalu bermasalah, tapi lutut masih cukup mengganggu. Di sini banyak tikungan ke kiri, jadi rasa sakitnya terasa. Aku tidak suka mengeluh, tapi itulah kenyataannya,” ujar Bezzecchi, seperti dilansir dari Motosan.es.

Salah satu titik lemah Bezzecchi akhir pekan ini adalah Sektor 1, di mana ia kesulitan menemukan ritme. “T1 adalah sektor yang sulit, ada dua tikungan cepat, yaitu tikungan 2 dan 3. Tikungan 3 mungkin yang paling sulit. Lalu harus membawa kecepatan tinggi di tikungan 4-5, dan di tikungan kiri Marc sangat kuat. Aku kesulitan dengan perubahan arah antara tikungan 3 dan 4. Di bagian yang menikung ke kiri, dengan lututku, aku kehilangan banyak. Di sana, jika tidak bisa memberi tenaga ekstra pada motor, kamu akan kehilangan sedikit waktu: keluar agak lebar, kurang tajam, kurang presisi. Tapi ini terjadi di banyak titik, bukan hanya T1. Meski di T1 juga perlu ambil risiko lebih,” tambahnya.

Pecco Bagnaia: Saya Kesulitan Lakukan Hal Normal sejak Silverstone
Baca JugaPecco Bagnaia: Saya Kesulitan Lakukan Hal Normal sejak Silverstone

Cedera lutut memaksanya untuk pandai mengatur tenaga. “Aku agak terpaksa melakukannya di Silverstone dan di sini juga. Semoga aku bisa kembali normal secepatnya. Aku tidak ingin membicarakan kondisi orang lain, tapi aku sendiri harus bisa mengelola,” jelas pembalap Ducati itu.

ADVERTISEMENT

Menyoal peluangnya akhir pekan ini, Bezzecchi enggan berspekulasi. “Aku tidak tahu. Hari ini baru Jumat, dan aku yakin banyak yang menyimpan kemampuan terbaik mereka. Jadi penting untuk memulai seperti ini, memulai dengan baik. Tapi besok pasti semua akan menunjukkan kartu mereka, dan kita akan lebih paham situasinya,” katanya.

Ia juga menegaskan targetnya bukan sekadar mengalahkan Marquez atau menjadi pembalap Aprilia pertama yang menang di Motorland. “Bukan itu tujuanku. Targetku lain: kembali ke jalur kemenangan. Itu yang terpenting,” pungkas Bezzecchi.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU