Jack Miller kembali menunjukkan performa impresif dengan Yamaha YZR-M1 yang masih dalam pengembangan, nyaris menembus Q2 di MotoGP Aragon. Namun, ambisinya kandas di sesi Practice Jumat sore setelah mengalami kecelakaan di tikungan kedua, tepat saat ia mengikuti Marc Marquez untuk mendapatkan slipstream.
Miller, yang sebelumnya konsisten melaju ke Q2 dalam beberapa balapan terakhir, memilih Marquez sebagai target untuk time attack di akhir sesi. Marquez adalah pemenang tujuh kali di Sirkuit MotorLand Aragon, menjadikannya referensi ideal. Sayangnya, keputusan itu berujung petaka.
“Saya membuntuti Marc, tapi masuk ke tikungan dua dan ban depan belum siap berputar, dia bilang tidak,” ungkap Miller. “Anda menahan siku sebisa mungkin. Sepanjang hari ada beberapa peringatan, tapi tidak ada yang serius; Anda masuk 8 km/jam lebih cepat dengan ban depan yang belum sepenuhnya panas, dan Anda crash.”

Kecelakaan itu memaksanya beralih ke motor kedua dengan setelan berbeda dan ban depan yang sudah dipakai delapan lap dari sesi pagi, karena stok ban keras terbatas. “Ban soft tidak berguna, jadi kami harus mengoptimalkan yang ada. Dengan ban belakang soft baru dan ban depan bekas, motor terasa sangat berat, terutama di tikungan panjang,” jelas pembalap asal Australia itu.
Meski gagal menembus Q2, Miller merasa kompetitif sepanjang hari. “Saya merasa kuat dengan kecepatan dan performa, senang dengan perkembangan yang kami buat hari ini. Hanya kesalahan kecil di momen yang menentukan,” katanya. Ia juga mengidentifikasi kelemahan utama Yamaha di Aragon: kecepatan di lintasan lurus belakang. “Perbedaannya besar saat membuka gigi empat di trek lurus itu. Tapi kami tidak bisa berbuat banyak, hanya mencoba memperbaikinya di tempat lain.”
Di sisi teknis, Fabio Quartararo mencoba sasis baru pada Jumat. Miller tertarik untuk mencobanya, tetapi hanya bisa jika Quartararo memutuskan untuk tidak menggunakannya akhir pekan ini. “Perubahannya tidak besar, tapi ada langkah ke arah yang benar,” kata Miller. Keputusan Quartararo akan menentukan apakah Miller bisa memanfaatkan sasis baru tersebut untuk sisa balapan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!