Marco Bezzecchi nyaris sempurna di Silverstone. Start dari pole, melesat mulus saat lampu padam, tapi satu kesalahan kecil di tikungan pertama membuat segalanya berubah drastis. Marc Marquez yang selalu sigap tidak butuh undangan dua kali untuk menyalip, dan Bezzecchi harus puas finis ketiga di belakang dua bersaudara Marquez.
Pembalap Aprilia itu mengakui dirinya terlalu cepat menekan rem saat memasuki Curva-1. Momen itu langsung dimanfaatkan Marquez untuk mengambil alih posisi terdepan, sekaligus membuka ruang bagi Alex Marquez untuk ikut menempel di belakangnya. Hasilnya, trio ini finis berurutan: Marc, Alex, lalu Bezzecchi.
Meski kehilangan kesempatan naik podium tertinggi, Bezzecchi tetap mendapatkan keuntungan berarti di klasemen. Ia berhasil memangkas jarak dengan Jorge Martin menjadi 29 poin setelah sebelumnya tertinggal lebih jauh. Dua poin tambahan itu terasa emas di tengah persaingan ketat papan atas musim ini.

“Posisi ketiga ini sangat berharga. Tapi jujur, saya sedikit kesal karena saya melakukan kesalahan kecil saat start. Saya rem terlalu awal dan Marc Marquez memang selalu siap memanfaatkan celah sekecil apa pun,” ujar Bezzecchi kepada Sky Sport usai balapan.
Ia juga mengaku sempat terjebak di belakang Alex Marquez yang menggunakan ban lunak. “Alex juga pakai soft, jadi akselerasinya sama cepatnya dengan saya di awal-awal lap. Saya tidak bisa menyerangnya, dan begitu ban mulai menurun, yang ada cuma bertahan hidup. Tapi saya tetap senang karena ini hari yang bagus,” tambahnya.
Hasil ini memperpanjang tren podium ketiga Bezzecchi setelah sebelumnya juga naik podium di Silverstone pada seri sebelumnya. Konsistensi ini menjadi modal penting menjelang paruh kedua musim, terutama untuk menjaga peluangnya bersaing di papan atas.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!