SPONSORED

Bagnaia Tak Menyerah: 'Aku di Sini untuk Balapan Kencang'

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Bagnaia Tak Menyerah: 'Aku di Sini untuk Balapan Kencang'
TO NEWS OVERVIEW
Bagnaia Tak Menyerah: 'Aku di Sini untuk Balapan Kencang'

Francesco Bagnaia menutup Sprint Aragon dengan finis ke-11, jauh dari zona poin dan tertinggal di belakang Yamaha tercepat. Pekan yang sulit bagi pebalap Ducati itu semakin terasa berat setelah performa impresifnya di masa lalu, namun semangat juangnya tetap membara.

Setelah sesi latihan pagi yang sempat memberi secercah harapan, Bagnaia justru kehilangan ritme saat sprint dimulai. Masalah traksi kembali menjadi momok, membuatnya tak mampu bersaing dengan para pemimpin balapan. Dua kali juara dunia itu mengakui bahwa sensasi berkendara belum pulih sepenuhnya, meski ada perbaikan kecil dari hari sebelumnya.

“Hari ini jelas lebih baik dari kemarin dalam hal feeling,” ujar Bagnaia kepada media di paddock. “Pagi tadi kami membuat langkah maju yang cukup membantu, tapi sore hari saya kesulitan terutama di traksi. Kami terus bekerja, karena perbaikan tadi pagi cukup jelas. Mungkin besok pagi kami akan mencoba arah yang berlawanan dan itu bisa membantu lebih banyak.”

Bezzecchi Akui Marquez Bersaudara Terlalu Cepat di Sprint Aragon
Baca JugaBezzecchi Akui Marquez Bersaudara Terlalu Cepat di Sprint Aragon

Dengan peluang gelar yang hampir sirna, Bagnaia tetap menolak menyerah. “Saya datang ke sini untuk tampil cepat. Saya tidak peduli di mana saya akan berada tahun depan, yang penting adalah saat ini. Saya di sini untuk memberikan yang terbaik. Sayangnya, dalam dua tahun terakhir kesempatan untuk tampil baik sangat sedikit. DNA motor ini tidak cocok dengan gaya saya, kami semua tahu itu, tapi saya tidak akan pernah menyerah. Menyerah bukanlah karakter saya.”

ADVERTISEMENT

Dukungan dari tim juga menjadi penguat baginya. “Saya percaya kerja di garasi adalah milik tim yang sangat kompak. Memang, dari luar, ketika seorang pebalap tidak tampil cepat, orang bisa berpikir macam-macam, tapi dukungan yang saya terima sangat besar. Ketika Anda cepat, arah pengembangan lebih jelas, tapi saat kesulitan, segalanya jadi rumit. Namun kami semua bekerja keras untuk memperbaiki diri.”

Hasil sprint ini mempertegas kesulitan Bagnaia sepanjang akhir pekan di Aragon. Ia memulai akhir pekan dengan posisi ke-20 di FP1 dan gagal menembus 10 besar di kualifikasi. Kini perhatian tertuju pada balapan utama Minggu, di mana ia punya kesempatan untuk bangkit dan meraih hasil yang lebih baik. Dengan segala tekanan yang ada, Bagnaia tetap teguh pada pendiriannya: bertarung sampai akhir, tanpa memikirkan masa depan bersama Aprilia.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU