SPONSORED

Marquez Ungkap Manuver 'Berisiko' di Sprint Aragon: Satu-Satunya Peluang Menang

Notifikasi
Dhiafakhri Ali
Dhiafakhri Ali
0
Marquez Ungkap Manuver 'Berisiko' di Sprint Aragon: Satu-Satunya Peluang Menang
TO NEWS OVERVIEW
Marc Marquez won the Aragon MotoGP sprint on Saturday © Gold and Goose

Marc Marquez mengungkapkan bahwa manuver "berisiko" yang ia lakukan terhadap Marco Bezzecchi di awal sprint MotoGP Aragon adalah "satu-satunya peluang" untuk mengalahkan pembalap Aprilia tersebut. Dengan delapan kali juara dunia itu finis terdepan, ia mengakui bahwa keputusan untuk menyerang di Tikungan 1 adalah bagian dari rencana yang sudah ia siapkan sejak grid.

Bezzecchi memang tampil mengesankan dengan merebut pole position dari Marquez pada sesi kualifikasi Sabtu pagi, memecahkan rekor lap. Namun, di sprint 11 lap, ia memilih ban belakang soft, sementara Marquez dan para pembalap Ducati lainnya memilih ban medium yang lebih aman. Perbedaan strategi ini yang kemudian menjadi kunci pertarungan.

"Ketika saya melihat Marco start dengan ban soft, itu adalah satu-satunya peluang untuk menyerang di tikungan pertama," kata Marquez, yang meraih kemenangan sprint ke-20 dalam kariernya. "Itu yang saya lakukan, sudah masuk rencana, meskipun start saya kurang baik. Tapi memang rencananya menyerang di tikungan pertama. Saya tahu tikungan itu adalah area di mana saya kuat, dan ketika memimpin, Anda bisa mengontrol ritme dengan lebih baik."

Zarco Cetak Poin Sprint Perdana Usai Comeback, Siap Hadapi Penalti
Baca JugaZarco Cetak Poin Sprint Perdana Usai Comeback, Siap Hadapi Penalti

Marquez juga menjelaskan bahwa manuver seperti itu hanya mungkin dilakukan saat start dari barisan depan. "Ketika hanya ada satu pembalap di depan, mudah untuk menyerang. Saat pembalap di depan mengerem, Anda mengerem sedikit lebih lambat. Dan jika melakukan kesalahan, masih ada area run-off. Jadi ya, ini berisiko, tapi itu bagian dari balapan. Tentu saja, ketika Anda berada di tengah grup, Anda tidak bisa melakukan gerakan seperti ini. Tapi saat start dari depan, Anda bisa," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Keputusan Marquez untuk memakai ban medium ternyata tepat. Ia menjelaskan bahwa ban soft yang digunakan Bezzecchi sama dengan yang dipakai di Silverstone, yang menyebabkan masalah graining bagi Ducati. "Tidak ada peluang bagi pembalap Ducati untuk pakai soft. Semua pembalap Ducati pakai medium karena soft-nya sama dengan di Silverstone. Dan pagi ini kami mengalami masalah yang sama seperti di Silverstone. Jadi tidak ada gunanya mengambil risiko itu karena jika mulai graining, Anda kehilangan setengah detik hingga satu detik per lap," jelasnya.

Meski gagal meraih pole, Marquez tidak merasa kecewa. Ia mengaku sudah memberikan yang terbaik. "Itu lap yang bagus. Saya tidak bisa bilang, 'Oh, saya melakukan kesalahan'. Tidak, itu lap yang bagus. Saya punya dua kesempatan. Yang pertama sudah bagus, tapi saya melihat Marco lebih cepat. Dan di time attack, mereka sangat cepat. Saya tidak kecewa. Tentu saja saya ingin pole. Tapi ketika seseorang lebih cepat dari Anda, dan Anda merasa sudah melakukan pekerjaan dengan baik, Anda tidak bisa kecewa," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU