SPONSORED

Bagnaia Frustrasi Usai Crash di Silverstone: Akhir Pekan Terberat Musim Ini

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Bagnaia Frustrasi Usai Crash di Silverstone: Akhir Pekan Terberat Musim Ini TO NEWS OVERVIEW
© Michelin

Francesco Bagnaia mengaku tidak bisa menjelaskan kecelakaan yang membuatnya tersingkir dari GP Inggris di Silverstone. Pembalap Ducati itu menyebut akhir pekan ini sebagai salah satu yang terberat dalam kariernya, dan ia tidak ingin mengalaminya lagi.

Datang setelah libur musim panas dengan kondisi prima, Bagnaia justru menjalani operasi untuk sindrom kompartemen sebelum balapan. Meski begitu, ia menolak menjadikannya alasan. Performanya di lintasan tetap menjadi sorotan, terutama saat ia kehilangan kendali motor di tikungan dan terjatuh saat berada di posisi kelima belas.

"Saya juga bertanya-tanya hal yang sama. Ini sangat aneh, sungguh. Saya tidak pernah kehilangan kendali bagian depan saat keluar dari tikungan, jadi ini sangat ganjil," ujar Bagnaia kepada kontributor kami, Manuel Pecino. "Dan, ketika menganalisis data, sangat sulit untuk mendeteksi apa pun. Satu-satunya hal adalah kemudi depan: saya benar-benar kehilangan kendali bagian depan dalam hitungan milidetik."

Alex Marquez Sesali Kesalahan Bodoh yang Menggagalkan Podium di Silverstone
Baca JugaAlex Marquez Sesali Kesalahan Bodoh yang Menggagalkan Podium di Silverstone

Hasil ini jelas mengecewakan rider asal Turin itu. "Sulit juga untuk menerimanya karena ini adalah salah satu akhir pekan tersulit musim ini. Saya berjuang untuk mendekati 10 besar sepanjang akhir pekan. Dan hari ini ada sedikit peluang untuk finis di sepuluh besar. Tapi itu benar-benar perjuangan, dan kita harus keluar dari situasi ini karena saya tidak ingin mengalami akhir pekan seperti ini lagi," tegasnya.

ADVERTISEMENT

Bagnaia juga mengeluhkan kurangnya cengkeraman yang sudah dirasakannya sepanjang musim. "Saya sudah mengubah semuanya: pengaturan, elektronik... tetapi masalahnya bukan di situ. Dan sejak balapan pertama musim ini, saya tidak memiliki cengkeraman sama sekali, nol. Dan kami tidak tahu harus berbuat apa karena ada pembalap Ducati yang memiliki cengkeraman yang sangat baik. Jadi sangat sulit untuk dipahami," paparnya.

Kegagalan ini membuat Bagnaia kehilangan poin penting dalam perburuan gelar. Ia kini tertinggal cukup jauh di klasemen, dan tekanan semakin besar untuk bangkit di seri-serie berikutnya. Tim Ducati pun harus bekerja ekstra untuk menemukan solusi atas masalah cengkeraman yang menghambat performa Bagnaia sepanjang musim ini.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU