Silverstone, Inggris — Pecco Bagnaia tidak menutup-nutupi masalah besar yang dihadapi Ducati pabrikan pada Sprint MotoGP Inggris di Silverstone. Jatuhnya performa ban soft menjadi momok yang membuat pembalap Italia itu dan rekan setimnya, Marc Marquez, menjadi dua pembalap paling lambat di akhir balapan.
Sejak lap keenam dari total 10 lap, baik Marquez maupun Bagnaia sudah mulai kehilangan waktu, dengan catatan waktu mereka melorot ke kisaran 2 menit. Penurunan drastis terjadi di dua lap terakhir, di mana Marquez mencatatkan 2'02.5 dan 2'02.9, sementara Bagnaia hanya mampu 2'01.1 dan 2'02.5. Dari 20 pembalap yang turun di lintasan, hanya Toprak Razgatlioglu dari Pramac Yamaha yang lebih lambat dari mereka.
Bagnaia tidak mencari-cari alasan. “Tim pabrikan sangat menderita hari ini. Saya dan Marc adalah pembalap paling lambat di lap-lap terakhir. Jadi sulit membayangkan apa yang harus dilakukan. Saya sudah mengantisipasi penurunan performa, tapi tidak sampai level ini,” ujarnya kepada Motosan. Ia juga mengakui target awalnya di akhir pekan ini hanyalah finis di 10 besar, namun dengan kondisi seperti ini, target itu pun terasa mustahil. Pada Sprint, Bagnaia finis di posisi ke-17.

Di tengah kesulitan tim pabrikan, Alex Marquez tampil sebagai harapan. Bagnaia memuji performa pembalap asal Spanyol itu: “Dia melakukan pekerjaan luar biasa. Untungnya kami punya dia di Ducati, dia sangat kuat dan cepat, dan membuat perbedaan dibandingkan Ducati lainnya. Saya berharap kami bisa menyelesaikan masalah ini.”
Bagnaia juga menjelaskan akar masalahnya: “Kurangnya grip disebabkan oleh keausan. Sisi kanan ban benar-benar habis, tapi ini bukan masalah ban, melainkan motor kami yang tidak bisa menemukan traksi.” Pernyataan ini menegaskan bahwa Ducati harus segera berbenah sebelum balapan utama, jika tidak ingin kehilangan poin besar di kejuaraan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!