Andrea Kimi Antonelli memperkuat cengkeramannya pada gelar juara dunia Formula 1 2026 setelah memenangi Grand Prix Spanyol di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Minggu malam WIB. Pebalap 20 tahun itu menuntaskan balapan 57 lap dengan keunggulan 1,5 detik atas Max Verstappen, sementara Lando Norris harus puas finis ketiga.
Jalannya Balapan: Drama VSC dan Pit Stop Norris
Norris, yang start dari pole position, tampak berada di jalur kemenangan hingga insiden pada Lap 15. Lance Stroll terhenti dan memicu Virtual Safety Car (VSC). Peluang emas untuk masuk pit pun terbuka, tetapi Norris melewatkannya. McLaren memanggilnya ke pit keesokan lap, tepat saat balapan kembali hijau. Pit stop yang lambat memperparah keadaan, memaksa pebalap Inggris itu harus berjuang dari belakang.
Meski demikian, Norris bangkit dengan pace luar biasa di akhir balapan. Ia memberikan tekanan kepada Verstappen dan Antonelli, namun tak mampu menemukan celah untuk menyalip. Verstappen sendiri mengakui bahwa ia kesulitan menjaga kecepatan, dan menilai posisi kedua sebagai hasil yang luar biasa. "Melihat race pace kami, ini hasil yang hebat. Kami tahu Lando kurang beruntung dengan VSC itu. Jadi P2 sangat membanggakan," ujarnya.

Strategi Ferrari dan Performa Leclerc
Charles Leclerc memimpin sebagian besar balapan setelah memulai dengan ban hard. Ferrari memutuskan untuk memperpanjang stint Leclerc, berharap Safety Car yang tak kunjung datang. Strategi itu membuat pebalap Monako tersebut akhirnya finis keempat, di depan George Russell. Keputusan Ferrari ini menjadi sorotan, mengingat mereka rela mengorbankan posisi demi peluang yang tak terwujud.
Kemenangan Kedelapan dan Klasemen Juara
Bagi Antonelli, ini adalah kemenangan kedelapannya musim ini. Ia kini unggul 81 poin atas Russell di klasemen pembalap. Lewis Hamilton semakin tertinggal setelah gagal finis karena masalah rem, terpaut 101 poin dari Antonelli. Dengan sembilan balapan tersisa, keunggulan ini setara dengan lebih dari tiga kemenangan balapan.
Namun, Antonelli menolak memikirkan gelar. "Itu justru yang tidak ingin saya lakukan," tegasnya. "Saya ingin terus mendorong dari balapan ke balapan. Terus memberikan yang terbaik dan menikmati setiap momen. Kita lihat nanti di akhir tahun."
Hasil Lengkap: Lawson Terbaik, Colapinto Tahan Piastri
Di belakang tiga besar, Liam Lawson mencatatkan hasil terbaiknya untuk Red Bull dengan finis keenam. Franco Colapinto menahan tekanan Oscar Piastri untuk merebut posisi ketujuh. Piastri mengalami balapan sulit setelah kerusakan akibat tabrakan dengan Russell di lap pertama, dan tak mampu melewati Colapinto di akhir balapan. Arvid Lindblad menambah poin untuk Racing Bulls di posisi kesembilan, sementara Nico Hulkenberg melengkapi sepuluh besar untuk Audi.

Kemenangan ini semakin memperkuat posisi Antonelli di puncak klasemen, tetapi ia tetap rendah hati. "Hari ini memang bagus untuk menang, tapi rasanya tidak sepuas itu karena saya pikir Lando layak menang. Tapi kami ambil saja," tutupnya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!