Kimi Antonelli kembali mengukir kemenangan di Grand Prix Spanyol, balapan pertama Formula 1 di sirkuit Madring. Pembalap Mercedes itu memanfaatkan kesalahan strategi McLaren terhadap Lando Norris yang tengah memimpin balapan.
Norris, yang start dari pole position, langsung melesat di awal balapan. Ia sempat nyaman memimpin, namun sebuah intervensi virtual safety car (VSC) mengubah segalanya. Saat VSC keluar, Norris justru masuk pit tepat setelah periode VSC berakhir. Keputusan itu membuatnya kehilangan banyak waktu dan posisi.
Awal Balapan yang Berantakan
Start balapan berlangsung kacau. Max Verstappen dan Lewis Hamilton memilih ban soft, berbeda dengan Norris dan Antonelli yang memakai medium. Hamilton melesat lebih baik, tetapi kehabisan ruang di Tikungan 1. Antonelli dan Verstappen memotong Tikungan 2, namun Antonelli langsung mengembalikan posisi ke Norris, sementara Verstappen tetap di depan Hamilton.

Verstappen berargumen bahwa ia harus menghindari Hamilton yang agresif. Red Bull memintanya menghindari penalti, sehingga Verstappen menyerahkan posisi ke Antonelli dan Hamilton pada lap keempat. Beberapa detik kemudian, Hamilton mengeluh masalah rem, kehilangan pace, dan akhirnya pensiun pada lap keenam.
Pada lap 10, Norris memimpin lima detik atas Antonelli, 11 detik atas Verstappen, 13 detik atas Charles Leclerc, dan 15 detik atas George Russell. Liam Lawson memimpin kelompok tengah, tertinggal 15 detik lagi.
Kesalahan Strategi McLaren
Masalah rem juga menimpa Lance Stroll pada lap 13, memaksanya keluar dan memicu VSC. Antonelli, Verstappen, dan Russell langsung masuk pit. Namun Norris dan Leclerc memilih bertahan di lintasan. Ketika VSC berakhir, Norris dipanggil masuk pit. Pit stop yang lambat membuatnya kembali ke lintasan di posisi kelima, tertinggal 16 detik dari Leclerc dan 14 detik dari Antonelli.
Antonelli kemudian mendekati Leclerc pada lap 18, tetapi tidak melancarkan serangan. Ia mulai kehilangan pace pada lap 21 karena masalah setir. “Saya tidak menyentuh dinding, tapi setir terasa aneh,” ujar Antonelli kepada timnya. Pada lap 25, ia tertinggal lebih dari tiga detik.
Russell, yang start dengan ban hard, melakukan pit stop kedua pada lap 28 dari 57 untuk kembali ke ban medium. Ia berhasil merebut posisi kelima dari Lawson pada lap 35, tetapi tidak yakin dengan strateginya. “Kenapa kita pit? Saya pikir kita bisa bertahan,” keluhnya.
Kemenangan ini menjadi yang kedelapan bagi Antonelli musim ini, memperkuat posisinya di puncak klasemen. Sementara Norris harus puas finis di luar podium setelah strategi yang keliru.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!