SPONSORED

Antonelli Akui Salah Baca Bendera Kuning Austria

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Antonelli Akui Salah Baca Bendera Kuning Austria TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Kimi Antonelli mengakui kesalahannya saat membatalkan putaran terakhir pada sesi kualifikasi Formula 1 Grand Prix Austria 2026 setelah salah mengira marshal mengibarkan bendera kuning ganda.

Pembalap Mercedes itu sempat memegang pole position sementara usai percobaan pertama di Q3. Namun, ketika memulai putaran terakhirnya, kecelakaan Max Verstappen di Tikungan 9 memunculkan bendera kuning yang disalahartikan Antonelli sebagai double yellow.

Padahal marshal hanya mengibarkan single yellow, sehingga pembalap cukup mengurangi kecepatan di area tersebut. Rekan setimnya, George Russell, tetap melanjutkan putaran dan akhirnya meraih pole position keempatnya musim ini, sementara Antonelli harus puas start dari posisi keempat.

Red Bull Minta Maaf usai Crash Verstappen di Austria
Baca JugaRed Bull Minta Maaf usai Crash Verstappen di Austria

"Saya melihat bendera kuning ganda, jadi mungkin itu kesalahan saya karena saya langsung membatalkan putaran. Saya mendengar 'yellow, yellow', lalu melihat marshal dan mungkin saya salah melihat dua bendera, padahal hanya satu."

ADVERTISEMENT

"Situasinya juga sulit karena matahari tepat menghadap saya. Saya melihat panel berubah kuning, tetapi dari panel itu tidak bisa diketahui apakah single atau double yellow. Jadi saya melihat marshal, namun cukup sulit melihatnya dan saya mengira ada dua bendera sehingga langsung membatalkan putaran."

Antonelli memperkirakan catatan waktunya masih akan terpaut sekitar sepersepuluh detik dari Russell. Meski begitu, hasil tersebut seharusnya cukup untuk mengamankan posisi di baris terdepan, meskipun belum cukup cepat untuk merebut pole position.

"Akan ada mobil yang menabrak dinding di tikungan cepat, jadi saya tidak mengerti kenapa tidak langsung menjadi double yellow karena itu tikungan yang sangat cepat. Situasinya memang cukup membingungkan, tetapi memang seperti itulah yang terjadi."

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU