SPONSORED

Ancaman Pembunuhan di F1: 13 Ribu Pesan Kebencian Serang Pierre Gasly

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Ancaman Pembunuhan di F1: 13 Ribu Pesan Kebencian Serang Pierre Gasly
TO NEWS OVERVIEW
FIA-Präsident Mohammed Ben Sulayem will gegen Online-Trolle vorgehen© Bearne / XPB Images

Dunia balap Formula 1 kembali dikejutkan oleh sisi gelap dunia maya setelah terungkapnya gelombang kebencian ekstrem yang menimpa salah satu pembalap bintang. Insiden bermula ketika Pierre Gasly kedatangan badai ancaman pembunuhan setelah dianggap menghalangi laju rekan setimnya di lintasan balap, yakni Franco Colapinto. Situasi memanas ketika kemarahan oknum suporter tidak hanya menyasar sang pembalap, melainkan turut menyeret keluarga serta kekasihnya dalam teror online yang masif.

Menanggapi tensi yang tak terkendali tersebut, petinggi tim Alpine yakni Flavio Briatore langsung mengambil sikap tegas. Ia bahkan melayangkan ancaman untuk memboikot akses jurnalis televisi asal Argentina jika para suporter tidak kunjung menghentikan aksi perundungan siber tersebut. Tekanan moral ini membuat Colapinto terpaksa turun tangan secara langsung melalui sebuah video khusus di media sosial demi meredam amarah publik.

Situasi genting ini mendapat perhatian serius dari Presiden FIA, Mohammed Ben Sulayem. Dalam wawancaranya, ia secara terbuka menuntut para pembalap untuk ikut aktif bertanggung jawab mendidik basis suporter masing-masing agar menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, perlindungan antar-pembalap di luar lintasan dari teror digital merupakan kunci penting untuk menjaga kesehatan mental para atlet di grid utama kejuaraan dunia.

Jadwal Lengkap dan Cara Nonton F1 GP Meksiko 2026 Gratis Akhir Pekan Ini
Baca JugaJadwal Lengkap dan Cara Nonton F1 GP Meksiko 2026 Gratis Akhir Pekan Ini

Lebih lanjut, Ben Sulayem membeberkan angka yang sangat mengkhawatirkan mengenai masifnya gelombang intimidasi siber di kancah motorsport modern saat ini. Ia menyebutkan bahwa Pierre Gasly menjadi korban dari belasan ribu teror pembunuhan yang dikirimkan secara beruntun melalui berbagai platform digital. FIA menilai bahwa olahraga balap roda terbuka ini berada di ambang bahaya besar jika tidak segera dibersihkan dari cengkeraman para pelaku teror anonim.

ADVERTISEMENT

Sebagai langkah konkret, federasi internasional telah menggalakkan kampanye 'United Against Online Abuse' dengan mengandalkan sistem kecerdasan buatan mutakhir untuk melacak identitas para pelaku. Sanksi tegas berupa pencabutan akses hingga larangan hadir ke sirkuit dipersiapkan untuk memberikan efek jera. Pendekatan berbasis teknologi ini diharapkan mampu memulihkan keamanan digital bagi seluruh insan yang terlibat di dalam paddock.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU