SPONSORED

Analisis Strategi Aneh Lewis Hamilton di F1 GP Singapura 2026

Notifikasi
Farhan Ariadi
Farhan Ariadi
0
Analisis Strategi Aneh Lewis Hamilton di F1 GP Singapura 2026
TO NEWS OVERVIEW
Analisis Strategi Aneh Lewis Hamilton di F1 GP Singapura 2026

Ekspektasi tinggi Scuderia Ferrari pada Formula 1 2026 harus dibayar mahal setelah Lewis Hamilton gagal mengamankan podium di Marina Bay. Keputusan kontroversial untuk menolak panggilan pit stop di bawah Virtual Safety Car (VSC) berujung pada penderitaan panjang di atas ban lunak selama 44 putaran penuh.

Mantan pembalap F1 yang kini menjadi pengamat, Martin Brundle, tidak menutup-nutupi kebingungannya terhadap jalannya balapan tersebut. Melalui kolom eksklusifnya untuk Sky Sports F1, ia menyoroti bagaimana juara dunia tujuh kali itu memulai balapan dengan ban medium sebelum masuk pit pada lap ke-18 untuk beralih ke kompon soft, yang awalnya diindikasikan sebagai awal dari strategi dua pemberhentian.

Situasi berubah drastis ketika mobil Aston Martin milik Lance Stroll mogok di tengah lintasan, memicu kemunculan VSC. Ferrari langsung menginstruksikan kedua pembalapnya untuk masuk pit, sebuah kesempatan emas untuk mengganti ban dengan kerugian waktu yang minimal. Namun, keputusan di dalam kokpit justru berbeda dari arahan dinding pit.

Peringatan Tegas McLaren untuk Lando Norris dan Oscar Piastri Usai Insiden GP Singapura 2026
Baca JugaPeringatan Tegas McLaren untuk Lando Norris dan Oscar Piastri Usai Insiden GP Singapura 2026

Brundle menulis dalam analisisnya, Secara aneh, ia tidak berhenti lagi, meskipun ada kesempatan untuk melakukan pit stop murah di bawah Virtual Safety Car ketika mobil Lance Stroll harus dibersihkan dari sirkuit. Akibatnya, pembalap asal Inggris itu harus menjalani sisa balapan dengan siksaan degradasi ban yang masif hingga akhirnya harus merelakan posisi kelima jatuh ke tangan Oscar Piastri.

ADVERTISEMENT

Kepala Tim Ferrari, Fred Vasseur, memberikan konfirmasi dari dinding pit bahwa keputusan tersebut murni datang dari sang pembalap sendiri. Vasseur menyatakan kepada para jurnalis bahwa mereka kehilangan peluang besar meraih podium, di mana kecepatan mobil sebenarnya mampu membawa mereka finis di posisi kedua atau ketiga jika saja instruksi tim dipatuhi.

Lewis Hamilton Ferrari GP Singapura 2026
Lewis Hamilton saat berjuang dengan ban aus di Formula 1 GP Singapura 2026.

Menyadari kesalahan besar yang dilakukannya, pemegang rekor kemenangan terbanyak itu langsung menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada seluruh anggota tim melalui radiocomm setelah melintasi garis finis. Ia mengakui telah mengecewakan skuad Maranello akibat perjudian strategi yang berbuah bencana keausan ban parah.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU