Isack Hadjar harus menjalani akhir pekan yang benar-benar di luar ekspektasi pada Grand Prix Singapura 2026 setelah serangkaian kendala mekanis menghantam mobil Red Bull miliknya tanpa henti sejak sesi latihan bebas pertama dimulai di Marina Bay.
Masalah sudah terasa ketika pembalap muda asal Prancis tersebut mengeluhkan gejala bottoming parah di zona pengereman serta pedal gas yang licin pada sesi latihan bebas tunggal akhir pekan sprint tersebut, tertinggal jauh dari catatan waktu George Russell maupun rekan setimnya di Red Bull Racing, Max Verstappen.
Situasi semakin memburuk saat sesi kualifikasi sprint (SQ) digelar, di mana catatan waktu tunggal Hadjar di SQ3 harus dihapus karena pelanggaran batas lintasan, ditambah keluhan mengenai masalah mesin pada percobaan terakhirnya yang membuatnya hanya mampu mengamankan posisi kesembilan di grid.

Puncak kekecewaan terjadi pada balapan sprint yang diguyur trek basah, di mana ia disusul oleh Pierre Gasly dan Oliver Bearman pada lap pembuka, sebelum akhirnya dipaksa pensiun dini pada lap ketiga akibat kegagalan unit daya yang bahkan sempat membuat mobilnya mengeluarkan api di pinggir lintasan.
Krisis teknis berlanjut ke sesi kualifikasi utama ketika ia mengalami kerusakan gigi empat yang membuatnya terhenti di lintasan, merusak momentum akhir pekannya secara keseluruhan dan memupus harapannya untuk bersaing secara kompetitif di barisan depan.




Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!